EmitenNews.com -Bursa Efek Indonesia (BEI) segera meluncurkan papan pemantauan khusus hybrid dengan metode perdagangan periodic call auction untuk saham saham tidak likuid dan Continous Auction.
Salah satu kriteria metode perdagangan untuk saham saham anggota papan pemantauan khusus yang menarik perhatian yakni batas bawah harga atau (auto rejection bawah) dapat menyentuh Rp1 per lembar saham.
Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy bahwa penerapan papan pemantauan khusus tengah dalam tahap pembicaraan dengan Otoritas Jasa Keuangan.
“Kita Harapkan tahun ini,” kata dia kepada wartawan, di gedung BEI Jakarta, Jumat (27/1).
Irvan bilang papan pemantauan khusus hybrid guna membiasakan pelaku pasar dengan metode dengan metode call Auction.
Related News
Revisi Terbaru Peraturan Pencatatan Saham dan IPO di BEI, Ini Poinnya!
Tak Dapat Disehatkan, OJK Setop Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital
Cadangan Devisa Turun jadi USD146,3 Miliar, BI Catat Penyebabnya
BEI Umumkan Saham HSC Baru, INDO Jadi Anggota Ke-62
BEI Catat 7 Rencana IPO per Awal Oktober
Transaksi Karbon Masih Lesu, OJK Bidik Kontribusi Voluntary Market





