EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan Saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) karena telah terjadi peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity / UMA).
Endra Febri Styawan Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Senin (21/9) menuturkan bahwa Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Berdasarkan pantauan pada pukul 11.00 WIB, Selasa (22/9/2026), saham JAWA terpantau terkoreksi 10,20% atau minus 20 poin ke level Rp176 setelah sebelumnya bergerak liar.
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham tersebut, BEI menyampaikan saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.
Oleh karena itu para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa dan mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.
Selain itu, investor juga disarankan untuk mengkaji kembali aksi korporasi perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi," pungkasnya.
Related News
Anak Usaha Baru MPXL Bermarkas di Serang, Modal Dasar Rp12 Miliar
BEI Resmi Ubah Harga Minimum Saham, Ini Daftar Saham Rp1-Rp50
Raja Kripto Caplok 15 Persen, Saham TRUK Melenting ARA
Suspensi Dicabut! 3 Saham Bergerak Melesat, Menjunam, & Flat
VICO Jadwal Dividen Rp8, Cum Date 28 September
Kolaborasi KIJA dan Pertamina, Kompak Bidik Net Zero Emission





