Benarkah Purbaya Diganti Chatib Basri? Ternyata Begini Faktanya
:
0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Isu pergantian Menteri Keuangan ramai diperbincangkan jagat maya di tengah tekanan ekonomi serta melemahnya nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp18.000.
Sejumlah kabar menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Rumor itu merebak cepat, termasuk menyebut sosok pengganti yang erat dengan nama ekonom senior Chatib Basri.
Kendati demikian, pemerintah telah membantah isu tersebut. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada rencana pergantian posisi Menteri Keuangan sebagaimana heboh diperbincangkan publik.
“Nggak ada, enggak ada. Jadi engga ada, enggak ada rencana itu, belum ada rencana itu,” ujar Prasetyo, dikutip Jumat (5/6).
Prasetyo juga tidak menyangkal depresiasi rupiah yang terjadi, sehingga pihaknya saat ini lebih fokus melakukan koordinasi antar lembaga. Yakni antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kemenko Ekonomi.
“Fundamental kuat. Itu bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi, dan laju inflasi masih terjaga,” tambahnya.
Di sisi lain Purbaya pun telah angkat suara menyikapi isu tersebut.
“Hahaha, enggak benar, lah,” katanya kepada pers, Kamis (4/6/2026).
Merebaknya isu tersebut bertepatan dengan nilai tukar rupiah yang menyentuh level terendah sepanjang sejarah, yakni di level Rp18.049 per USD pada penutupan perdagangan kemarin. Sebelumnya rupiah ditutup di level Rp17.966 atau artinya terdapat penurunan sekitar 82 poin.
Sejalan dengan pelemahan rupiah, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun belum menunjukkan tanda-tanda penguatan. Tercatat, pada perdagangan hari Jumat (5/6) IHSG ambrol hingga 2,05% atau terpangkas 119,974 poin ke level 5.719,811.
Related News
Dalam Kasus Silmy Karim, Siapa Malaikat Penerima Uang Haram Itu?
Saat Jumpa Pers di Kemenkeu, Dirjen Bea Cukai Jawab Isu Suap Importasi
Pulang Mendadak dari AS, Kuatkan Rumor Chatib Basri Gantikan Purbaya
KPK Usut Kasus Pengadaan di BUMN, Rugikan Negara Rp2 Triliun
Ekonom Usulkan Ada Pengawas Independen untuk BGN dan MBG
Siap Rogoh Kantong Lebih Dalam: Harga MinyaKita Bakal Naik!





