Bidik Perbaikan Kinerja, EPAC Hentikan Bisnis Cetak Konvensional
:
0
Salah kegiatan di pabrik Megalestari. FOTO - Dok EPAC
EmitenNews.com - PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) berniat menghentikan seluruh opersasional cetak konvensionalnya, paling lambat 31 Desember 2026.
Direktur Utama EPAC, Bahar mengatakan bahwa segmen produksi cetak rotogravure (MES) mengemas rugi bersih hingga Rp7,84 miliar. Torehan itu disebut memberatkan segmen cetak digital EPAC yaitu PT Epac Flexibles Indonesia (EFI) yang justru mengemas laba sebesar Rp4,69 miliar.
Imbasnya, EPAC secara konsolidasi harus menanggung rugi bersih sebesar Rp2,84 miliar hingga pertengahan 2026.
Manajemen berdalih, jika operasional MES dihentikan, diproyeksikan ada pembalikan kinerja keuangan dari rugi Rp2,84 miliar menjadi laba bersih sekitar Rp1,61 miliar. Termasuk laba per saham jadi positif Rp0,51 per helainya.
“Dengan menggunakan harga closing pada penghujung kuartal kedua 2026 (Selasa, 30 Juni 2026) dimana EPAC ditutup di harga Rp 69, EPAC akan diperdagangkan pada PER sebesar 135.29x,” tulis manajemen EPAC dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (28/8).
Pada perdagangan Kamis (27/8), saham EPAC ditutup menguat 5,88 persen atau naik 3 poin ke level 54.
Related News
Raup USD25,09 Juta, Laba Emiten Hapsoro Terbang 113,21% di Q3 2026
Di DTIIF, Telkom Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology
ELSA Perkuat Kontribusi Ketahanan Energi Lewat Inovasi Industri
Kredit Tumbuh 12,6 Persen, BBCA Kemas Laba Rp45,2 Triliun di Q326
Ditopang XPeng, ERAL Raup Laba Rp193,8M & Sales Rp6,21T Hingga Q3 2026
IMPC Raup Laba Bersih Rp640 Miliar, Lampaui Capaian 2025





