EmitenNews.com - Visionary Capital Global Pte Ltd dilaporkan telah memborong saham Platinum Wahab Nusantara (TGUK) dalam jumlah besar pada 2 Oktober 2026. Totalnya 2,030 miliar saham atau setara 56,84% kepemilikan.

Dalam keterbukaan informasi perusahaan dikutip Minggu (4/10/2026), saham-saham tersebut dibeli dari PT Dinasti Kreatif Indonesia yang merupakan pemegang saham pengendali TGUK sebelum transaksi ini. Dengan harga eksekusi Rp20 per saham, total transaksinya ditaksir mencapai Rp40,60 miliar.

Tujuan transaksi tersebut merupakan divestasi langsung atas perjanjian Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) yang telah disepakati sebelumnya.

Untuk diketahui, total kepemilikan TGUK oleh Dinasti Kreatif Indonesia sebelum transaksi mencapai 2,476 miliar saham yang setara 69,33% kepemilikan. Usai transaksi, kepemilikannya berkurang menjadi 446,217 juta saham setara 12,49% kepemilikan.

Dalam keterbukaan informasi sebelumnya, manajemen TGUK menyatakan bahwa Visionary Capital Global (VCG) akan mendukung keberlangsungan usaha dalam bisnis frozen food yang sangat bergantung pada beberapa faktor utama, yaitu konsistensi ketersediaan barang, reputasi dan kredibilitas key person yang telah dikenal serta dipercaya oleh pelanggan maupun pemasok, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta kecukupan modal kerja untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha.

"Visionary Capital Global (VCG) selaku calon investor PT Platinum Wahab Nusantara Tbk telah memiliki faktor-faktor pendukung tersebut, baik dari sisi jaringan usaha, pengalaman manajemen, hubungan yang baik dengan pelanggan dan pemasok, infrastruktur yang memadai, maupun dukungan permodalan yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha secara berkesinambungan," jelas manajemen.

Dengan adanya dukungan tersebut, Perseroan meyakini bahwa pengembangan bisnis frozen food memiliki prospek yang baik dan mampu menjaga keberlangsungan usahanya secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Perseroan optimistis dapat mempertahankan kelangsungan usaha (going concern) serta meningkatkan kinerja operasional dan keuangan pada setiap periode mendatang.

Visionary Capital Global juga telah melakukan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan melalui perwakilan yang ditunjuknya sesuai dengan ketentuan dan persetujuan yang berlaku.

Selanjutnya, setelah status suspensi saham Perseroan dicabut dan seluruh persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan telah dipenuhi, VCG berencana melaksanakan Mandatory Tender Offer (MTO) serta menyelesaikan pengambilalihan kepemilikan saham PT Dinasti Kreatif Indonesia (DKI), sehingga VCG akan menjadi pemegang saham pengendali baru Perseroan.