BPS Mencatat 2023, Luas Panen Padi 10,20 Juta Hektare, Turun Dibanding 2022
Ilustrasi petani panen padi. dok. Bappeda Jawa Timur.
EmitenNews.com - Panen padi 2023 menurun dibanding 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada 2023, luas panen padi diperkirakan sebesar 10,20 juta hektare, dengan produksi padi 53,63 juta ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan jadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2023 diperkirakan sebesar 30,90 juta ton.
"Luas panen padi pada 2023 diperkirakan sekitar 10,20 juta hektare. Itu berarti menurun sebanyak 255,79 ribu hektare atau 2,45 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 10,45 juta hektare," kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Senin (16/10/2023).
Produksi padi pada 2023 diperkirakan sebesar 53,63 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 1,12 juta ton GKG atau 2,05 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 54,75 juta ton GKG.
Produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 30,90 juta ton. Artinya, ada penurunan sebanyak 645,09 ribu ton atau 2,05 persen dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 31,54 juta ton. ***
Related News
Moody’s Ubah Outlook Indonesia dari Stabil ke Negatif, Ini Komentar BI
Besi dan Baja Impor Banjiri Pasar Indonesia, IISIA Ungkap Penyebabnya
Enam Proyek Hilirisasi Serentak Masuki Tahap Groundbreaking Jumat Ini
Kemendag Tegaskan Bisnis MLM Dilarang Lewat e-Commerce, Cek Aturannya
Jaga Kinerja Saham, CDIA Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Tiga Bulan
Pemerintah Hadapi Banyak Dinamika dan Tantangan Perdagangan Global





