Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Harus Bernilai Bisnis
:
0
Corporate Secretary BTN Ramon Armando (kiri), Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Ikang Fawzi (dua dari kiri), CEO Pinhome Dayu Dara Permata (tiga dari kiri), Direktur Commercial Banking BTN Hermita (tiga dari kanan), Founder & CEO PT Kreasi Karya Dus Duk Duk Group Muhammad Arif Susanto (dua dari kanan), Vice Chancellor MarkPlus Institute Jacky Mussry (kanan) dalam Inspiration Talk Established Business Intimate Dinner Session BTN Housingpreneur Batch 3 di Jakarta, Kamis (1/10). Foto - Dok BTN
EmitenNews.com - Desain rumah estetik memang sangat menarik. Namun, itu tidak cukup di alam modern seperti sekarang. Selain estetik, tidak kalah penting hunian juga harus bernilai bisnis. Itu terungkap dalam Inspiration Talk Established Business Intimate Dinner Session BTN Housingpreneur Batch 3 di Jakarta, Kamis (1/10).
Sesi tersebut membahas strategi pengembangan industri perumahan di tengah perubahan perilaku pembeli, fluktuasi harga material, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Pembahasan mencakup analisis data pasar, inovasi material berkelanjutan, financing and ecosystem enablement, serta entrepreneurial marketing.
Pendekatan tersebut mendorong pelaku industri untuk meningkatkan efisiensi proyek, mempercepat konversi penjualan, mengintegrasikan material berkelanjutan yang tetap estetis dan bernilai bisnis, serta memperluas kolaborasi dalam ekosistem properti.
Pendaftaran BTN Housingpreneur Batch 3 dibuka mulai 28 September hingga 30 November 2026 dan tidak dipungut biaya. Informasi mengenai persyaratan, kategori, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui www.btnhousingpreneur.com. (*)
Related News
IHSG Rebound ke 6.036, GOTO Rajai Transaksi, Harganya Terbang!
IHSG Siang (2/10) Jebol ke Bawah 6.000, GOTO Terbebas–DADA Masih ARB
BCA Syariah Gelar JWC 2026, Total Hadiah Rp36 Juta! Ini Rinciannya
Bursa Pagi Menguat, IHSG Jauhi Dasar Level 6.000
Terkoreksi, IHSG Susuri Level ini
Genjot Manufaktur, Pemerintah Siapkan BM 0% Bahan Baku Plastik





