EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (18/8/2026). IHSG naik 0,75% ke level 6.449,8, melanjutkan tren positif pasca Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Nilai transaksi cukup ramai serta turut meningkat menjadi Rp14,76 triliun dari hari sebelumnya Rp12,45 triliun.

Yang menarik, saham-saham milik pengusaha konglomerat Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam kompak menghijau. Dari 6 emiten grup Jhonlin, 5 di antaranya ditutup mentok Auto Reject Atas (ARA).

Berdasarkan data penutupan perdagangan Selasa (18/8/2026), emiten sawit Grup Jhonlin yakni, saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) memimpin dengan lonjakan 24,88% ke Rp2.510.

Tak ketinggalan, PT Asri Karya Lestari Tbk. (ASLI) juga ARA 24,76% ke Rp262. Adapun, PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) yang mengakuisisi 62,72% atau 3,92 miliar lembar saham ASLI pada 19 Januari 2026 disorot publik karena turut terafiliasi dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam).

Tiga saham Haji Isam lainnya yang ikut ARA adalah PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) emiten logistik pertambangan Haji Isam turut ngegas ARA 24,73% ke Rp1.715, PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) mengekor ARA 19,93% ke Rp9.175, serta PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) naik 9,46% ke Rp324.

Sementara itu, 1 saham asuhan Putri Haji Isam yaitu PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) juga menguat signifikan 10,88% ke Rp530, meski belum mentok ARA. ***