EmitenNews.com - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melaporkan kegiatan eksplorasi periode Juli - September 2026 (Triwulan III) Tahun 2026. Kegiatan eksplorasi meliputi pemetaan geologi, pengeboran (coring dan open hole), logging Lokasi IUP PTBA (Tanjung Enim, Peranap dan Ombilin) dan lokasi IUP anak perusahaan PTBA (PT IPC Bantuas).

Eksplorasi yang dilakukan di Tanjung Enim Mining Site (TEMS) oleh pihak internal perseroan dan pihak ketiga (kontraktor jasa pengeboran). Total biaya yang telah dikeluarkan sebesar Rp33,04 miliar (unaudited).

"Kegiatan eksplorasi bertujuan untuk verifikasi sumber daya dan cadangan batubara di area TEMS," ujar Sekretaris Perusahaan PTBA, Eko Prayitno, dalam keterbukaan informasi, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan pengeboran dilaksanakan di 5 (lima) IUP yaitu IUP Air Laya, IUP MTB, IUP Banko Barat, Banko Tengah A dan Banko Tengah B sebanyak 76 titik dengan total kedalaman 19.283 meter.

Selain itu, kegiatan eksplorasi juga dilakukan di Ombilin Mining Site (OMS) pada periode Triwulan III Tahun 2026 meliputi kegiatan pengeboran, logging geofisika, pengambilan serta pengujian sampel batubara dan batuan.

Kegiatan pengeboran dilaksanakan di IUP Ombilin sebanyak 17 titik dengan total kedalaman 2.647 meter dengan total biaya eksplorasi sebesar Rp6,86 miliar.

Kegiatan eksplorasi juga dilakukan di Peranap Mining Site meliputi kegiatan pengeboran, logging geofisika, pengambilan serta pengujian sampel batubara dan batuan.

Kegiatan pengeboran dilaksanakan di IUP Peranap sebanyak 20 titik dengan total kedalaman 1.490 meter dan total biaya Rp2,96 miliar.

Kegiatan pengeboran pre production di Triwulan III bertujuan untuk peningkatan akurasi model geologi di dalam area rencana operasional tambang dan pengeboran infill bertujuan untuk verifikasi sumber daya dan cadangan batubara di area IUP Peranap.

Sementara itu, pada area pertambangan milik PT Internasional Prima Coal (PT IPC) sebagai entitas PTBA, rencana kegiatan eksplorasi untuk periode Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Tahun 2027.