BUVA Siapkan Rights Issue Jumbo, Potensi Dilusi Capai 67 Persen
Ilustrasi PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)
EmitenNews.com - PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mengumumkan rencana Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dalam jumlah signifikan.
Dalam keterbukaan informasi kepada pemegang saham, Selasa, 20 Januari 2026, Perseroan menyampaikan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 50 miliar saham baru yang berasal dari saham portepel. Jumlah tersebut setara dengan maksimal 203,11 persen dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh saat ini.
Saham baru tersebut akan diterbitkan dengan nilai nominal Rp50 per saham. Aksi korporasi ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan sekaligus memberikan tambahan dana guna mendukung kinerja dan pengembangan usaha ke depan.
Manajemen menegaskan, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam PMHMETD II berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimal 67,01 persen dari total saham yang dimiliki.
Perseroan menyatakan, rincian final terkait penggunaan dana hasil rights issue akan diungkapkan secara lengkap dalam prospektus yang akan diterbitkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Bukit Uluwatu Villa akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari 2026.
Related News
Keluar FCA! Saham Garuda (GIAA) Melesat Saat IHSG Terkoreksi
Nominal Fantastis, Ada Transaksi Saham di Pasar Nego Rp18,77 Triliun
Jelang Delisting, Mantan Dirut Telkom Mundur dari Indointernet (EDGE)
Jaga Penjualan PC dan Notebook Tetap Solid, Laba MTDL Naik 10 Persen
Kakak Tertua Diusung Kembali Jadi CEO SIDO, Transisi Gen Ke-4 Dimulai!
Turnaround Kinerja TPIA, Balikkan Rugi Jadi Laba di 2025





