EmitenNews.com - Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Nanotech Indonesia Global Tbk. (NANO), Nanotech Investama Sedaya, dilaporkan telah melepas sebagian sahamnya pada Senin, 19 Januari 2026. Aksi ini membuat porsi kepemilikan pengendali di emiten teknologi tersebut menyusut nyaris 5 persen.

NANO dalam keterbukaan informasi yang terbit pada Selasa, 20 Januari 2026, Nanotech Investama Sedaya melego sebanyak 214.272.013 lembar saham NANO di kocek harga Rp55 per saham. Didapatkan, nilai transaksi pelepasan saham tersebut mencapai sekitar Rp11,78 miliar.

Dengan ini, Nanotech Investama Sedaya yang sebelumnya menguasai 2,4 miliar saham atau setara 56,004 persen setelah penjualan tersebut, kepemilikannya berkurang menjadi 2.185.727.987 saham atau setara 51,003 persen dari total hak suara perseroan.

Manajemen NANO menyampaikan maksud bahwa “Tujuan transaksi penjualan saham ini adalah untuk memperkuat struktur pemegang saham perseroan. Transaksi dilakukan dengan status kepemilikan saham langsung.”

Adapun, saham NANO pada perdagangan Selasa (20/1) tercatat menguat 4,92 persen ke level Rp64 per saham setelah sebelumnya ambruk dari harga ARA Rp67.