Buyback, ADRO Alokasikan Belanja Rp5 Triliun
:
0
Potret pekerja tambang emiten dari Adaro Group tengah beristirahat dari sela-sela pekerjaan. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Alamtri Indonesia (ADRO) mengalokasikan dana taktis senilai Rp5 triliun. Dana jumbo tersebut diplot untuk aksi pembelian kembali (buyback) saham. Buyback akan dilakukan dalam tempo 12 bulan sejak 18 April 2026.
Tindakan itu, akan dilakukan setelah mendapat restu dari investor dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada 17 April 2026 mendatang. Jumlah nilai nominal saham tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal ditempatkan, dan tidak menyebabkan kekayaan bersih menyusut.
Dengan posisi dan kinerja keuangan saat ini, perseroan berkeyakinan buyback tidak memberi dampak buruk terhadap kegiatan usaha, dan pertumbuhan di masa mendatang. Kalau perseroan menggunakan seluruh anggaran buyback, maka jumlah aset dan ekuitas akan maksimal Rp5 triliun.
Perseroan berharap pelaksanaan pembelian kembali saham akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham, dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan begitu, harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental sebenarnya. (*)
Related News
Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA
Pendapatan TLKM Naik 3,55 Persen per September 2026 , Ini Penopangnya
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus





