Buyback, Emiten Hapsoro (RAJA) Siapkan Rp250 Miliar
:
0
OPERASI - Terminal Liquefied Petroleum Gas (LPG) besutan Heksa Energi Mitraniaga, entitas perseroan untuk memasok produk energi Jawa Tengah. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Rukun Raharja (RAJA) menyiapkan anggaran senilai Rp250 miliar. Bujet tersebut diplot untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham. Periode pembelian kembali saham emiten Happy Hapsoro tersebut ditetapkan sepanjang tiga bulan.
Tepatnya, sejak 28 Januari 2026 hingga 28 April 2026. Buyback dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus. Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas, permodalan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku.
Biaya pelaksanaan buyback dari saldo kas internal. Perseroan telah menyisihkan sejumlah dana untuk buyback dari dana lebih yang tidak akan mengganggu operasional perseroan. Dana tersebut termasuk seluruh biaya telah dikeluarkan pada buyback selama periode 28 Januari 2026 sampai dengan 28 April 2026.
Termasuk biaya transaksi, biaya perantara perdaganganan, dan biaya lainnya sehubungan dengan transaksi buyback. Jumlah saham akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20 persen dari jumlah modal ditempatkan perseroan dengan ketentuan paling sedikit saham beredar 7,5 persen.
Perseroan berpandangan pelaksanaan buyback tidak akan berdampak secara material terhadap kinerja usaha, dan pendapatan karena saldo laba, dan arus kas saat ini masih mencukupi. Buyback akan dilakukan dengan harga dianggap baik, dan wajar dengan memperhatikan POJK Nomor 29 Tahun 2023.
Saham hasil pembelian kembali akan dibukukan sebagai saham tresuri. Selama saham hasil buyback masih tercatat sebagai saham tresuri, maka saham tersebut tidak dapat digunakan untuk mengeluarkan suara dalam rapat umum pemegang saham, dan tidak diperhitungkan dalam menentukan jumlah kuorum harus dicapai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku. (*)
Related News
TAMA Mendadak Batal Jual Aset Rp64,5 Miliar di Jaksel, Simak Alasannya
Pendapatan Ambles 51 Persen, OASA Masih Rugi Rp42,78 Miliar di 2025
Jatuh Tempo 4 Juli, Mandiri Amankan Dana Rp1,95T Lunasi Green bond
Tantang Dominasi YUPI, Akasha (ADES) Bidik Pasar Gummy Rp15 Triliun
Raffi-Nagita Pegang Kendali, VISI Copot Komisaris Utama dan 1 Direksi
Rogoh Rp661,34 Miliar, Samuel Sekuritas Serok 7,35 Persen Saham RLCO





