EmitenNews.com - Di tengah ketatnya persaingan pasar, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) sukses mencatatkan kenaikan laba dan pendapatan pada semester pertama tahun 2026. Emiten penyedia jasa konsultasi dan solusi terpadu serta distribusi produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) itu, mencatatkan pendapatan Rp13,6 triliun pada semester I 2026.

Siaran pers MTDL, Rabu (29/7/2026) menyebutkan, pendapatan Rp13,6 triliun pada semester pertama 2026 itu, meningkat 16,7% YoY. Pada periode yang sama tahun 2025, pendapatan MTDL tercatat sebesar Rp11,7 triliun. 

Pendapatan tersebut mengantarkan Perseroan pada perolehan laba sebesar Rp313,7 miliar, naik 6,6% YoY. Pada semester pertama tahun 2025, laba Perseroan tercatat sebesar Rp294,3 miliar.

"Perseroan tetap membukukan pertumbuhan laba bersih di tengah ketatnya persaingan pasar dan pengetatan belanja TIK oleh pelanggan. Meskipun penjualan berhasil tumbuh dua digit, kedua faktor tersebut menyebabkan pertumbuhan laba bersih tercatat pada level satu digit," kata Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja.

Manajemen mencatat, hingga saat ini Unit Bisnis Distribusi masih menjadi kontributor utama pendapatan dengan perolehan sebesar Rp10,5 triliun, atau 76% dari total pendapatan Perseroan. 

Dengan perolehan tersebut, pendapatan Unit Bisnis Distribusi kali ini tumbuh 22,0% YoY. Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh peningkatan penjualan Smartphone serta PC & Notebook.

Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi Mencatatkan Pendapatan Sebesar Rp3,4 Triliun

Untuk Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,4 triliun. Manajemen mendata, segmen ini terus menunjukkan kualitas pendapatan yang semakin kuat. Itu tercermin dari kontribusi pendapatan berulang (recurring revenue) yang mencapai 57,5% hingga semester I2026, dibandingkan 41,1% pada periode yang sama tahun 2025. 

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh layanan Cloud, Business Application, dan Digital Business Platform.

"Patut disyukuri bahwa order booking yang diterima Perseroan, khususnya dari proyek-proyek berulang, juga terus menunjukkan pertumbuhan," tambah Susanto.