Capital Inflow Belum Signifikan, Indeks Masih Rawan Tekanan
:
0
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan, Rabu (25/5) turun -0,44% atau -30,637 point di level 6.883,504. Sementara investor asing mencatatkan pembelian bersih alias net buy Rp143,6 miliar diseluruh pasar.
Laju IHSG untuk akhir pekan ini masih dalam keadaan cukup diwaspadai, indeks diramal masih berkutat pada level support 6854 dan resistance 6978, kata William Surya Wijaya CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas dalam riset hariannya, Jumat (27/5/2022).
Pola pergerakan IHSG di hari terakhir perdagangan pada pekan pendek terlihat masih akan berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi tekanan minor untuk rentang jangka pendek.
Sedangkan peluang kenaikan masih terlihat dalam rentang jangka panjang, capital inflow hingga jelang berakhirnya semester pertama belum terlihat cukup signifikan sehingga belum dapat mendongkrak kembali untuk kenaikan IHSG, hari ini IHSG berpotensi tertekan.
Saham pilihan hari ini adalah Tower Bersama Infrastruktur (TBIG), Bank BCA (BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), Alam Sutera Realty (ASRI), Bank Ina Perdana (BINA), HM Sampoerna (HMSP), Pakuwon Jati (PWON), WIKA Beton (WTON) dan Indofood CBP (ICBP).
Related News
IHSG Menguat ke 6.093, Lima Saham Ini Catat Transaksi Tertinggi
Kembali Memantul, IHSG Sesi Siang Mendarat di 6.052 Naik 0,35%
Dua Dekade IRN, Dorong Inovasi Pangan Lokal
Smelter NPI Overload, Legislator Dukung Moratorium Nikel
IHSG Jumat Pagi (9/10) Rebound Tipis Usai Kemarin Anjlok 1,88%
Trump Tahan Serangan, IHSG Tetap Tertekan





