EmitenNews.com - Ketut Budi Wijaya memperkuat jajaran komisaris PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK). Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara hibrida di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Jumat (11/9/2026), mengubah susunan dewan komisaris. 

Dalam keterangannya seperti dikutip Senin (14/9/2026), manajemen mengungkapkan, Pemegang saham menyetujui pengunduran diri Charles Rigoux dan mengangkat Ketut Budi Wijaya sebagai komisaris untuk melanjutkan sisa masa jabatan tersebut.

Pengangkatan Ketut Budi Wijaya berlaku sejak RUPSLB yang digelar secara hibrida di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Jumat (11/9/2026), ditutup.

Penting diketahui perubahan susunan komisaris tersebut berlangsung di tengah kinerja pra-penjualan LPCK yang mencapai Rp902 miliar pada semester I/2026. 

Realisasi tersebut setara 53 persen dari target pra-penjualan perseroan sepanjang 2026 dan tumbuh 14 persen dibandingkan Rp791 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pra-penjualan terutama ditopang produk residensial. Rumah tapak menjadi kontributor terbesar dengan porsi 69 persen dari total pra-penjualan LPCK pada semester I/2026.

Kemudian dari sisi profitabilitas, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp318 miliar pada semester I/2026. Margin EBITDA meningkat menjadi 20 persen dari 13 persen pada semester I/2025.

Setelah RUPSLB demikian susunan pengurus LPCK:

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris Independen Didik Junaedi Rachbini