EmitenNews.com - PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) menjalin kemitraan strategis dengan PT Innolab Sains Internasional (KALGen Innolab) sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi layanan kesehatan berbasis genomik di Indonesia.

Direktur Utama CHEK, F.X. Yoshua R., menyampaikan kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah awal dalam membangun ekosistem precision medicine nasional yang memungkinkan pemanfaatan teknologi genomik secara lebih luas dan berkelanjutan.

"Kami melihat perkembangan precision medicine membutuhkan kolaborasi yang erat antara penyedia teknologi dan laboratorium diagnostik. Melalui kemitraan ini, Diastika berkomitmen menghadirkan solusi teknologi genomik yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan serta memperluas akses terhadap teknologi diagnostik modern di Indonesia," ujar Yoshua, Rabu (7/10).

Sementara itu, Direktur KALGen Innolab, Henry Sukardi menuturkan bahwa dalam kemitraan tersebut, pihaknya menyediakan diagnostik berbasis genomik untuk mendukung kebutuhan klinis yang semakin beragam.

Di antaranya meliputi layanan Comprehensive Genomic Profiling (CGP) berbasis NGS (Next Generation Sequencing) yang memberikan gambaran secara komprehensif untuk mendukung dokter dalam memahami karakteristik kanker dan menentukan pilihan terapi yang sesuai bagi setiap pasien.

“Selain itu KALGen Innolab juga memiliki layanan Wellness Genomics, informasi genetik yang bermanfaat untuk mendukung pendekatan kesehatan yang lebih personal, mulai dari pemahaman predisposisi kesehatan hingga nutrisi, aktivitas fisik, metabolisme, kesehatan kulit, dan respons terhadap obat,” ujarnya.

Lebih Dari 300 RS Telah Bermitra

Henry juga menyampaikan KALGen Innolab yang telah bekerjasama dengan lebih dari 300 RS di seluruh Indonesia memiliki kapabilitas layanan genomik yang mencakup precision oncology dan wellness genomics, menjadikannya salah satu mitra strategis CHEK dalam mengimplementasikan teknologi genomik di layanan kesehatan.

CHEK melalui kerja sama ini akan mendukung pengembangan infrastruktur laboratorium genomik melalui penyediaan platform teknologi, reagen, instrumen pendukung, serta layanan teknis yang diperlukan untuk menunjang operasional layanan diagnostik molekuler berbasis NGS.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi genomik modern di Indonesia sekaligus meningkatkan kapasitas layanan diagnostik molekuler dalam negeri.