EmitenNews.com -Emiten dengan spesialisasi perawatan kaki-kaki kendaraan nasional, PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), memperkuat struktur bisnis secara agresif. Perseroan menunjukkan komitmen tinggi dalam mengeksekusi rencana strategisnya kurang dari satu setengah tahun sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Realisasi Dana IPO 100%: KAQI Perkuat Aset Tetap

Berdasarkan laporan laporan realisasi penggunaan dana yang dirilis resmi dalam keterbukaan informasi bursa, perseroan menjelaskan bahwa dana IPO telah terserap 100%. Perseroan pun menjalankan langkah ekspansifnya dibarengi tata kelola pelaporan yang patuh. Tercatat KAQI sukses menyerap 100% dana hasil penawaran umum (IPO) sebesar Rp49,58 miliar hanya dalam waktu sekitar 15 bulan sejak tanggal efektif (Maret 2025 hingga Juni 2026).

Eksekusi aset produktif menjadi fokus dari langkah taktis yang dijalani oleh manajemen. Alokasi terbesar dana IPO ada pada pos pembelian lahan dan pembangunan infrastruktur fisik bengkel senilai lebih dari Rp31,6 miliar (lebih dari 60% dari total dana IPO). Dengan langkah tersebut, struktur neraca KAQI semakin solid di sektor aset tetap. Fleksibilitas manajemen dalam menyesuaikan strategi alokasi melalui mekanisme RUPSLB menjadi faktor cepatnya penyerapan dana ini, tentunya dalam langkah besar untuk merespons kebutuhan pasar secara cepat.

Tidak Terdampak Gejolak Kurs, Siap Operasikan 3 Cabang Baru

Operasional KAQI juga tetap berjalan normal tanpa dampak negatif di tengah fluktuasi makroekonomi yang dipicu oleh menguatnya mata uang USD bersamaan dengan pelemahan rupiah (IDR) yang terjadi belakangan ini. Karakteristik dari segmen usaha jasa perawatan kendaraan domestik yang kuat membuat perseroan memiliki daya tahan tinggi (resilient).

Bukti nyata dari stabilnya operasional dan bisnis tersebut, KAQI telah menandatangani kerja sama resmi dan sedang dalam proses finalisasi pembukaan tiga cabang baru di area strategis, yaitu Bandung Timur, Madiun, dan Surabaya Barat. Direktur KAQI, Simon Arosokhi Gulo, mengonfirmasi peresmian kerja sama pembukaan tiga cabang baru ini, yang diproyeksikan akan menjadi mesin pendapatan baru bagi perseroan pada semester kedua tahun ini.

Earning Q2-2026 Diproyeksikan Positif

Laba bersih dan pendapatan diproyeksikan positif oleh manajemen dengan catatan pertumbuhan yang signifikan jika dibandingkan dengan capaian kuartal II-2025, yang merupakan cermin keberhasilan operasional dari bengkel-bengkel baru yang mulai membuahkan hasil.

"Proyeksi dari pendapatan hingga laba bersih perseroan kuartal II tahun ini ada di angka positif, dibandingkan kinerja tahun 2025 di periode yang sama," ujar Simon.