Danareksa Siapkan Kas Internal untuk Lunasi Obligasi Rp520 Miliar
:
0
Menara Danareksa. (Foto: LinkedIn)
EmitenNews.com - PT Danareksa (Persero) bersiap melunasi kewajiban utang atas Obligasi VIII Tahun 2023 Seri B sebesar Rp520 miliar yang akan jatuh tempo pada 9 Januari 2027 mendatang. Efek utang berperingkat idAA tersebut merupakan bagian dari instrumen pendanaan yang diterbitkan oleh BUMN induk holding transformasi dan investasi tersebut.
Pefindo mencatat pada Selasa (29/9) bahwa Danareksa berencana melunasi obligasi tersebut menggunakan kombinasi dana internal dan rencana pembayaran dividen dari anak-anak usaha. Langkah pelunasan tersebut juga didukung oleh fasilitas kredit bank yang belum ditarik sebesar Rp1,7 triliun.
Per 31 Agustus 2026, Perusahaan mencatatkan saldo kas dan setara kas sekitar Rp274 miliar. Dukungan likuiditas dari dividen anak perusahaan dan fasilitas pinjaman perbankan diharapkan menjadi penopang utama perseroan dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi tersebut tepat waktu.
Sebagai informasi, Danareksa sebelumnya menggelar penawaran umum Obligasi VIII Tahun 2023 pada Oktober 2023 dengan target penghimpunan dana senilai Rp1 triliun. Dalam aksi korporasi di pasar modal Indonesia tersebut, lima lembaga keuangan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.
Penjamin pelaksana emisi dalam emisi obligasi tersebut meliputi PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Obligasi VIII Tahun 2023 yang ditawarkan Danareksa terdiri dari tiga seri instrumen utang. Seri A diterbitkan dengan jangka waktu 370 hari dan indikasi kupon 6,90 persen hingga 7,25 persen per tahun. Selanjutnya, Seri B hadir dengan tenor tiga tahun dan indikasi kupon 7,35 persen hingga 7,90 persen per tahun. Adapun Seri C ditawarkan dengan jangka waktu lima tahun dan indikasi kupon 7,50 persen hingga 8,10 persen per tahun.
Seluruh dana hasil penawaran umum obligasi tersebut, setelah dikurangi biaya emisi, digunakan oleh Danareksa untuk investasi kepada perusahaan anak. Selain untuk ekspansi ke anak usaha, dana emisi tersebut juga dialokasikan untuk refinancing atau pembayaran kembali kewajiban fasilitas perbankan milik perseroan.(*)
Related News
Xerox Is Back! Langsung Tawarkan ini
Proyeksi IHSG Rabu (30/9), Waktunya Recovery?
IHSG Ditutup Merosot 0,43 Persen, Sempat Mau Menyentuh Level 6.000!
IHSG Sesi I (29/9) Perkecil Pelemahan ke 6.134, 3 Sektor Balik Menguat
IHSG Kembali Tertekan Sentimen, Dibuka Melorot ke Level 6.120
IHSG Tertekan, Borong Saham ENRG, AADI, PTBA, dan MEDC





