Demi Free Float & Exit Suspensi, Pengendali MTSM Lepas 19,5 Juta Saham
:
0
Potret signage Metro Realty Property milik emiten MTSM. Foto: Metro Realty.
EmitenNews.com - PT Perkasa Makmur Amara mulai mengeksekusi rencana divestasi di PT Metro Realty Tbk. (MTSM). Aksi ini didapuk demi terpenuhinya sebaran saham bagi publik atau free float hingga upaya pemulihan dari suspensi berkepanjangan pada perdagangan saham MTSM.
Dalam catatan transaksi yang terbit Selasa (21/7/2026), pemegang saham pengendali itu menjual 19.500.000 saham MTSM di harga Rp620 per saham. Usai transaksi, kepemilikan Perkasa Makmur di MTSM turun menjadi 213.348.000 saham dari sebelumnya 232.848.000 saham. Nilai divestasinya mencapai Rp12,09 miliar.
Aksi ini sejalan dengan pernyataan MTSM ke BEI tertanggal 30 Juni 2026 yang lalu. Dalam surat tersebut, Presiden Direktur MTSM Rose Merry Maruli menyatakan divestasi dilakukan untuk memperbaiki struktur kepemilikan.
"Salah satu kepemilikan saham pengendali perseroan PT Perkasa Makmur Amara akan kami lakukan penjualan kepada publik, pendekatan negosiasi kepemilikan agar dapat meningkatkan porsi kepemilikan saham publik (free float) dalam memperbaiki likuiditas perdagangan saham perseroan," tulis Rose Merry Maruli.
Disebut-sebut pula aksi ini merupakan bagian dari rencana pemulihan MTSM agar suspensi BEI bisa dicabut. Saham MTSM disuspensi menahun sejak 31 Januari 2025 dan terdaftar sebagai emiten rentan di-delisting BEI.
Rose Merry Maruli juga dalam keterangannya perseroan akan terus melaporkan perkembangan rencana pemulihan setiap Juni dan Desember sampai suspensi dibuka.
"Perseroan meyakini bahwa kombinasi antara perbaikan struktur kepemilikan saham dan penguatan fundamental usaha akan memberikan dampak positif terhadap kinerja operasional, keuangan, serta persepsi pasar terhadap saham perseroan," lanjut Rose.
Related News
Lunasi Obligasi, Sumber Global Energy (SGER) Rogoh Kocek Rp273,64M
Tambah Porsi, Raja Sinetron Itu Kini Kuasai 68,84 Persen Saham RAAM
Perkuat Transformasi, BTN Perluas Akses Hunian, dan Layanan Digital
Tambah Porsi, Terang Anugrah Kini Kuasai 71,16 Persen Saham HRTA
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tembus Rp45,5 Triliun, Melonjak 20,7 Persen
Kini Debitur KPR Bank INA (BINA) Bisa dapat Perlindungan AJK JAGADIRI





