Dikepung Sentimen Negatif, IHSG Berpotensi Masih di Jalur Merah
prediksi dan rekomendasi saham
EmitenNews.com - Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah signifikan akibat kinerja keuangan Alphabet dan Tesla yang di bawah estimasi. Saham sektor teknologi lainnya mengikuti pelemahan kedua saham tersebut.
Saham-saham berkapitalisasi kecil juga mengalami koreksi akibat profit taking. Menambah sentimen negatif adalah data indeks PMI manufaktur AS bulan Juli turun memasuki area kontraksi, yaitu pada level 49,5, lebih rendah dari perkiraan di level 51,5.
Data penjualan rumah bulan Juni juga di bawah estimasi. Sementara itu harga minyak mentah rebound karena turunnya data cadangan minyak AS. Sedangkan harga emas sempat menguat karena melemahnya dollar AS.
IHSG pada perdagangan Rabu 24 Juli 2024 ditutup melemah 0,70% pada level 7262. Saham sektor teknologi mengalami koreksi terbesar, sedangkan saham sektor transportasi membukukan kenaikan terbesar. Investor asing mencatatkan net sell Rp368,77 miliar termasuk transaksi di pasar non regular.
Untuk perdagangan hari ini Waterfront Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 7250/7220 dan resistance 7280/7300. Saham yang dipilihkan antara lain ASII, JSMR, TPIA, AMMN, MBMA, MTEL, ADRO, dan MDKA.(*)
Related News
9 Sektor Seret IHSG di Sesi I (27/3), Lanjut Melemah ke 7.101
Krisis Energi, Indef Rekomendasikan Transisi Kendaraan Listrik
Seirama Wall Street, IHSG Kembali Terkoreksi
IHSG Tertekan, Gulung Saham BIRD, GGRM, MDKA, dan NCKL
IHSG Anjlok ke 7.164 Usai Reli Lebaran, Sektor Ini Turun Paling Dalam
IHSG Sesi I (26/3) Kembali Anjlok 1,21 Persen, Bertengger ke 7.214





