Direktur CYBR Belum Berhenti Buang Saham, Ada Apa?
Ilustrasi: perusahaan teknologi PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR).
EmitenNews.com - PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) menyampaikan bahwa Bambang Susilo selaku Direktur telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 16 Oktober hingga 18 Oktober 2024.
Doni Mora Direktur CYBR dalam keterangan tertulisnya Juma (18/10) menyampaikan bahwa Bambang Susilo telah menjual sebanyak 1.500.000 lembar saham CYBR di harga Rp304-Rp330 per saham.
Sebelumnya, Bambang Susilo pernah menjual sebanyak 1.537.600 lembar saham CYBR di harga Rp310-Rp320 per saham pada tanggal 11 dan 14 Oktober 2024.
Sebelumnya lagi Bambang Susilo juga menjual sebanyak 300.000 lembar saham CYBR di harga Rp304 per sahama pada tanggal 3 September 2024.
"Tujuan transaksi adalah untuk Investasi lainnya dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.
Pasca penjualan maka kepemilikan saham Bambang Susilo di CYBR berkurang menjadi 28,33 juta lembar saham setara dengan 0,439% dibandingkan sebelumnya sebanyak 29,83 juta lembar saham setara dengan 0,463%.
Pada perdagangan hari ini saham CYBR naik Rp4 atau menguat 1 % menjadi Rp332
PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) didirikan pada tahun 2010 di Jakarta, dengan dua kantor regional di Singapura dan Australia. Perusahaan ini menawarkan layanan keamanan siber kepada para kline di 13 negara Asia-Pasifik. Perusahaan ini menyediakan solusi keamanan informasi di berbagai industri, seperti industri keuangan, telekomunikasi, energi, transportasi, manufaktur, dan industri utama lainnya.
Pemegang Saham CYBR per 31 Desember 2023.
- INV Management Pte. Ltd. sebanyak 3.139.336.097 Saham atau 48,67%.
- MB Investment Management Pte. Ltd. sebanayak 1.772.934.657 Saham atau 27,49%.
- Public sebanyak 1.393.762.748 Saham atau 21,61%.
- Patrick Rudolf Dannacher 52,76 juta lembar saham setara dengan 0,818%.
- Bima Kurniawan sebanyak 38.041.200 Saham atau 0,59%.
- Andri Hutama Putra sebanyak 38.000.000 Saham atau 0,59%.
- Bambang Susilo sebanyak 38.000.000 Saham atau 0,59%.
- Eko Prasudi Widianto sebanyak 25.000.000 Saham atau 0,39%
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





