Direktur Indomaret yang Meninggal Kecelakaan di Tol Cipularang Dikenal Ramah

EmitenNews.com - Direktur PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Yan Bastian, yang meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipularang arah Jakarta, Sabtu (16/10/2021), dikenang sebagai pribadi ramah. Ia terkenal gigih. Tidak heran kalau Yan diakui berperan besar dalam perkembangan produk yang dijual Indomaret. Sayangnya, ia meninggal akibat kecelakaan dalam perjalanan pulang menuju Jakarta bersama keluarganya.
Dalam keterangannya yang dikutip Selasa (19/10/2021), Marketing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf bersaksi, koleganya itu orang baik. Ramah pada setiap orang. Wiwiek juga mengenang Yan Bastian sebagai pribadi yang gigih, dan pekerja keras. Tidak heran kalau, Yan menjadi sosok yang berperan besar dalam perkembangan produk yang dijual oleh minimarket yang tersebar hampir di seluruh Indonesia itu.
"Yan adalah sosok yang gigih dan ramah terhadap siapa saja. Dia memberikan kontribusi besar terutama dalam pengembangan dan penentuan produk yang dijual di Indomaret," ucap Wiwiek.
Wiwiek mewakili pihak manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menyampaikan ungkapan dukacita mendalam atas meninggalnya Yan Bastian dalam kecelakaan tragis itu. Dia berharap pihak keluarga diberi ketabahan. "Kami atas nama manajemen dan karyawan merasakan duka mendalam atas kepergian mendadak Pak Yan Bastian, rekan kerja dan sahabat kami. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan dan keluarga diberi kekuatan."
Seperti sudah ditulis, Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta Ipda Jamal Nasir, Sabtu (16/10/2021), mengatakan, Yan Bastian meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Tol Cipularang arah Jakarta pada Sabtu (16/10/2021) sore. Mobil SUV Hyundai yang disopirinya --memuat 7 anggota keluarganya-- tertimpa truk kontainer yang terguling di Km 91 Tol Cipularang arah Jakarta. Yan akhirnya meninggal, sedangkan 7 penumpang lainnya menderita luka-luka.
Jamal Nasir mengatakan, total ada delapan orang dalam mobil. Satu orang tewas, yakni pengemudi (Yan), dan tujuh lainnya mengalami luka-luka. Korban merupakan satu keluarga, beralamat di Serpong, Kabupaten Tangerang Selatan. "Pengemudi meninggal. Lainnya luka ringan dibawa ke RS Abdul Radjak. Mereka satu keluarga: mertua, anak, dan cucu." ***
Related News

Menteri BUMN Tinjau Kesiapan Operasional Bali International Hospital

Jaga Stok Nasional, Mentan Tolak Ekspor Beras ke Malaysia

Kasus Korupsi Jual Beli Gas PGN ke IAE, Negara Rugi Rp203 Miliar

Jepang Butuh 150 Ribu Tenaga Kerja, Peluang Bagi Pekerja Indonesia

Presiden: Kesederhanaan Paus Fransiskus Teladan bagi Kita Semua

Alamak! BPJPH Temukan 9 Produk Olahan Mengandung Babi