Direstui OJK, Henry Koenaifi Resmi Jadi Dirut Bank Milik Anthony Salim (BINA)
EmitenNews.com -PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) menyampaikan perubahan pengurus perusahaan. Hal ini mengacu rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar 16 Juni 2023.
"Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 16 Juni 2023, kami sampaikan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Ina Perdana, Tbk No. 176 tanggal 16 Juni 2023," kata Corporate Secretary Bank Ina Perdana Feliks Suranta Tarigan dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (25/8/2023).
Dengan keputusan tersebut, maka susunan direksi dan komisaris bank Salim Group itu sejak 23 Agustus 2023 sebagai berikut: Direktur Utama: Henry Koenaifi, Wakil Direktur Utama: Yulius Purnama Junaedi, Direktur: Kiung Hui Ngo, Direktur Manajemen Risiko & Kepatuhan: Adhiputra Tanoyo, Direktur Bisnis Retail: Yandy Ramadhani.
Posisi Henry Koenaifi menggantikan posisi Direktur Utama sebelumnya Daniel Budirahayu yang telah tutup usia pada Rabu, 22 Maret 2023 pukul 08.30 WIB. Daniel Budirahayu meninggal dunia pada usia yang ke 70 tahun.
Komisaris Utama Independen: Inawaty Handojo, Komisaris Independen: Yohanes Santoso Wibowo, Komisaris: Josavia Rachman Ichwan
Sementara, berdasarkan ringkasan risalah RUPST pada 16 Juni 2023, pemegang saham menyetujui dan mengangkat Yandy Ramadhani sebagai direktur perseroan.
Keputusan ini berlaku efektif terhitung sejak diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dan memenuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sampai dengan ditutupnya RUPST yang akan diselenggarakan tahun 2024
Pengangkatan tersebut menjadi batal apabila yang bersangkutan tidak mendapat persetujuan atas penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK dan untuk itu tidak diperlukan keputusan dari rapat umum pemegang saham perseroan kembali.
Related News
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan
Laba Neobank (BBYB) Melangit 2.745 Persen Jadi Rp565,69 Miliar!
PerkuatĀ Ekspansi, RAJA Karungkan Pertumbuhan Laba 20 Persen di 2025
Turun Tipis, SUNI Bukukan Laba di Rp192 Miliar di 2025
Pefindo Tetapkan Peringkat idAA- Prospek Stabil Untuk Bank Mega





