Ditengah Inflasi dan Kenaikan Suku Bunga, Pasar Obligasi Akan Tetap Jinak
Kami telah mulai melihat seri tenor panjang mendapatkan dukungan dari investor asing dan Bank Indonesia menjelang akhir tahun 2022, yang kami yakini akan terus berlanjut. Tenor pendek telah berkinerja dengan baik dan mulai terpukul oleh kenaikan suku bunga kebijakan Bank Indonesia.
Salah satu risiko potensial adalah perlambatan permintaan dari bank komersial karena mereka telah memiliki posisi yang tinggi di obligasi pemerintah yang tinggi serta kenaikan suku bunga deposito bank. Padahal selama ini kita melihat relatif lamban menaikkan suku bunga depositonya.
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





