Ditengah Inflasi dan Kenaikan Suku Bunga, Pasar Obligasi Akan Tetap Jinak
Kami telah mulai melihat seri tenor panjang mendapatkan dukungan dari investor asing dan Bank Indonesia menjelang akhir tahun 2022, yang kami yakini akan terus berlanjut. Tenor pendek telah berkinerja dengan baik dan mulai terpukul oleh kenaikan suku bunga kebijakan Bank Indonesia.
Salah satu risiko potensial adalah perlambatan permintaan dari bank komersial karena mereka telah memiliki posisi yang tinggi di obligasi pemerintah yang tinggi serta kenaikan suku bunga deposito bank. Padahal selama ini kita melihat relatif lamban menaikkan suku bunga depositonya.
Related News
IHSG Selasa Anjlok Tinggalkan Level 8.000, Tekanan Jual Masih Dominan
Level 8.000 Sempat Jebol, Laju IHSG Sesi I (3/3) Cenderung Mendatar
Saudi Larang Impor Unggas dan Telur Dari 40 Negara, Termasuk Indonesia
Januari Kunjungan Wisman Naik, Perjalanan Wisnus Turun
Prabowo Minta Zulhas Turun Pastikan Pangan, MBG dan Kopdes Terkelola
Indonesia Mulai Perundingan Perdagangan Bebas Dengan Uzbekistan





