Divestasi 9 Ruas Tol, WSKT Ngakunya Kewalahan Tampung Antusiasme Investor
:
0
EmitenNews.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengaku kewalahan menampung antusiasme investor dalam divestasi jalan tol. WSKT merencanakan 9 saham ruas tol yang akan dilepas, minimal 25 sampai 99,9 persen. Salah satunya bahkan sudah deal dan dieksekusi. Satu lagi dalam proses, sedangkan tiga lainnya dengan pola share swap. Perseroan optimistis pelepasan saham itu terlaksana sehingga mampu mengurangi beban utang BUMN karya tersebut.
Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (9/4/2021), Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono optimistis semua berjalan lancar, setelah satu ruas tol sudah rampung divestasinya. Ia mengungkapkan, animo investor untuk memiliki ruas tol yang ditawarkan perseroan, besar sekali. "Ternyata investor banyak sekali yang ingin mengakuisisi ruas-ruas tol Waskita Karya.”
Destiawan mengaku cukup kewalahan menampung antusiasme para investor tersebut. Pihaknya sangat senang dengan semakin banyaknya investor yang berminat itu. Karena itu berarti peluang waskita Karya untuk melakukan divestasi ruas-ruas tol terbuka. "Masih ada lima ruas tol kami targetkan bisa terlaksana, apalagi tahun 2021 ini sovereign wealth fund Indonesia (INA) telah berfungsi dan beberapa ruas sudah kami bahas untuk diakuisisi oleh INA."
Menurut Destiawan, divestasi ini akan membantu mempercepat upaya mengurangi beban utang Waskita Karya. Strategi divestasi tahun ini, WSKT melakukan proses penawaran terbuka untuk menarik minat investor lama dan baru. Kemudian memberikan izin investor baru mengambil sebagian dari pembangunan jalan tol dengan imbalan hak pengusahaan sesuai pembatasan waktu.
Strategi berikutnya, kesepakatan pertukaran saham nontunai dengan pemegang saham Waskita Tol Road. Terakhir menerbitkan instrumen ekuitas seperti reksadana penyertaan terbatas ekuitas danareksa (RDPT) sebagai alternatif bagi investor.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





