EmitenNews.com - Krakatau Steel (KRAS) mengantongi dana taktis USD14 juta atau setara Rp249,85 miliar. Itu dengan asumsi kurs Bank Indonesia pada 29 Juni 2026 sebesar Rp17.847 per dolar Amerika Serikat (USD). Transaksi tersebut telah ditahbiskan pada 29 Juni 2026.

Dana itu, didapat dari mengalihkan sebanyak 14 ribu saham seri B dalam Krakatau Osaka Steel (KOS) mewakili 20 persen dari total hak suara KOS, dan 14 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam KOS. Seluruh saham itu, dijual kepada Osaka Steel Co. Ltd (OSC).

Harga yang wajib dibayarkan OSC kepada perseroan atas penjualan saham yang dijual sebesar USD14 juta. Dana transaksi tersebut telah dibayar lunas oleh OSC kepada perseroan pada tanggal akta jual beli saham yaitu pada 29 Juni 2026.

”Terhitung sejak tanggal kejadian, pengalihan saham telah menjadi efektif, dan karena itu seluruh saham milik perseroan dalam KOS telah sepenuhnya beralih kepada OSC,” tegas Rachman Hidayat, Pot Corporate Secretary Krakatau Steel.

Sepanjang perdagangan kemarin, saham KRAS menguat 3,52 persen alias 7 poin menjadi Rp206. Dengan demikian, dalam tempo sebulan terakhir, saham KRAS telah melesat 24,10 persen atau 40 poin dari posisi 8 Juni 2026 di level Rp166. KRAS didukung oleh kapitalisasi pasar Rp3,99 triliun. (*)