DOID Borong Saham 29Metals USD10,7 Juta, Simak Alasannya
Petugas lapangan melakukan inspeksi terhadap alat berat perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Entitas Buma Internasional Grup (DOID) memborong saham 29Metals Limited USD10,7 juta. Itu dilakukan dengan menyerap 38,92 juta saham 29Metals. Pembelian saham setara 2,23 persen itu terjadi dengan harga kisaran USD0,6927-0,7127 per lembar.
Transaksi akumulasi saham 29Metals dilakukan secara bertahap sejak 30 Januari 2026 hingga 20 Maret 2026. Aksi tersebut dilakukan entitas perseroan yaitu Bukit Makmur Mandiri Utama Pte Ltd (BUMA SG). BUMA SG dikendalikan perseroan melalui Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA).
Transaksi pembelian secara bertahap saham 29Metals melalui mekanisme pembelian di pasar terbuka pada Bursa Efek Australia alias Australian Securities Exchange (ASX). Setelah transaksi tuntas, kepemilikan BUMA SG atas 29Metals bertambah 38,91 juta lembar senilai AUD15,22 juta atau setara USD10,7 juta.
Itu mewakili 2,23 persen dari total 1,74 miliar saham telah dikeluarkan 29Metals. Dengan demikian, kepemilikan saham Grup Perseroan melalui BUMA SG dan BUMA Australia Pty. Ltd. (BUMA Australia) pada 29Metals menjadi sebagai berikut. BUMA SG mengemas 378,64 juta helai setara 21,67 persen dari 339,73 juta saham selevel 19,44 persen.
Kemudian, BUMA Australia tetap menguasai 7,98 juta lembar atau 0,46 persen. Total kepemilikan grup perseroan atas saham 29Metals yaitu 386,63 juta lembar atau 22,13 persen dari sebelum transaksi dengan koleksi 347,71 juta saham setara 19,90 persen.
”Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, atau kelangsungan usaha perseroan. Penempatan investasi atas saham 29Metals diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap kinerja keuangan Grup Perseroan,” harap Dian Paramita, Direktur Buma Internasional Grup. (*)
Related News
Berbalik Defisit, Rugi Grup Djarum (RANC) Bengkak 293,86 Persen
Izin Pemodal, JGLE Akselerasi Right Issue Rp414 Miliar
Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
PYFA Caplok Asia Venture USD6,57 Juta, Intip Lengkapnya
Kian Memburuk, Emiten Sri Tahir (MPRO) Defisit Rp211,96 Miliar
Performa Jeblok, Pengendali AMMN Buang 190 Juta Lembar





