DRMA Perkuat Fondasi Pertumbuhan via Ekosistem Mobilitas Hijau
:
0
Manajemen Dharma Polimetal menjelaskan infrastruktur kendaraan listrik rajah lingkungan kepada pengunjung. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Dharma Polimetal (DRMA), emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka, menegaskan arah pertumbuhan jangka panjang sektor kendaraan listrik melalui partisipasi pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Mengusung tema Powering Green Mobility, kehadiran DRMA mencerminkan fokus perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan dari akselerasi elektrifikasi kendaraan, dan transisi energi berkelanjutan, yang kian menjadi pendorong utama transformasi industri otomotif nasional.
”Dalam ajang tersebut, DRMA menampilkan penguatan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi melalui pengembangan Dharma Connect (DC), unit bisnis yang dirancang sebagai ekosistem kolaboratif, dan scalable,” tutur Darmawan Widjaja, Direktur Dharma Polimetal, di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Dharma Connect terdiri dari lima segmen utama. Yaitu, DC Battery (battery pack, battery energy storage system, dan auxiliary battery), DC Power (slow dan fast charging station), DC Motor (BLDC hub dan mid drive motor), DC Solar, dan DC Cross (konversi kendaraan listrik roda dua dan roda empat).
Struktur ekosistem itu, memungkinkan DRMA memperluas cakupan bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah sepanjang rantai pasok kendaraan listrik. Melalui Dharma Connect, DRMA memperkenalkan berbagai inovasi teknologi yang mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik, dan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.
Strategi itu, menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan perseroan, sejalan lonjakan kebutuhan pasar terhadap solusi mobilitas hijau terintegrasi. Dengan memperkuat posisi ekosistem EV nasional, DRMA optimistis dapat membuka sumber pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan daya saing jangka panjang di tengah dinamika industri otomotif global. (*)
Related News
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?
PART Mau Gelar Rights Issue dan Buyback, Simak Rinciannya!
GOTO ARB Day-1 Dibanjiri 1 Miliar Lot Jual, Morgan Stanley Juga Jualan
Batas Harga Rp1 Belum Berlaku, Morgan Stanley Jual 450 Juta Saham GOTO





