EmitenNews.com - Alamtri Indonesia (ADRO) paruh pertama 2025 mencatat laba bersih USD174,94 juta. Anjlok 77,53 persen dari periode sama tahun lalu senilai USD778,77 juta. Efeknya, laba per saham dasar dan dilusian tekor USD0,00587 dari sebelumnya USD0,02530. 

Pendapatan usaha USD857,69 juta, drop 19 persen dari periode sama tahun lalu USD1,05 miliar. Beban pokok pendapatan USD573,42 juta, mengalami persotan dari posisi sama tahun sebelumnya USD594,63 juta. Laba kotor tercatat USD284,27 juta, menciut 38,07 persen dari edisi sama tahun lalu USD459,07 juta. 

Beban usaha USD60,34 juta, susut dari USD73 juta. Beban lain-lain USD20,6 juta, drop dari surplus USD128 ribu. Laba usaha USD203,32 juta, melorot 47,35 persen dari USD386,19 juta. Penghasilan keuangan USD59,06 juta, melejit dari USD36,48 juta. Biaya keuangan USD9,7 juta, ciut dari USD32,86 juta. 

Bagian atas kerugian bersih ventura bersama USD3,86 juta, bengkak 121,9 persen dari surplus USD17,62 juta. Laba sebelum pajak penghasilan USD248,82 juta, turun dari USD407,44 juta. Beban pajak penghasilan USD53,88 juta, susut dari USD86,57 juta. Laba periode berjalan USD194,93 juta, drop dari USD880,18 juta. 

Total ekuitas USD4,98 miiliar, mengalami perosotan dari akhir tahun sebelumnya USD5,37 miliar. Jumlah liabilitas USD1,41 miliar, bengkak dari akhir tahun lalu sebesar USD1,33 miliar. Total aset USD6,4 miliar, menciut dari akhir 2024 sebesar USD6,7 miliar. (*)