Dua Pejabat Hermina (HEAL) Borong Saham, Nilai Agregat Capai Rp16,3M
Direktur Utama HEAL, Yulisar Khiat bersama dengan jajaran manajemen lainnya. Dok. EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Dua pejabat PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) dari entitas grup Astra tersebut tercatat kompak menambah kepemilikan saham dalam dua hari terakhir. Hal itu diketahui berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip Ahad (30/11/2025).
Komisaris Utama sekaligus pemegang saham pengendali HEAL, Hasmoro, membeli sekitar 1,1 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.415 per lembar.
Nilai transaksi pembelian saham tersebut mencapai sekitar Rp1,5 miliar dan mengerek porsi kepemilikan langsungnya dari 4,84% menjadi 4,87%, atau dari 744,19 juta saham menjadi 747,55 juta saham. Aksi ini melanjutkan trend akumulasi Hasmoro yang sebelumnya beberapa kali melakukan pembelian pada awal hingga pertengahan November 2025.
Dalam laporan lain, Direktur Utama HEAL, Yulisar Khiat juga menambah kepemilikan saham melalui dua transaksi pembelian pada 25–26 November 2025. Total saham yang diborong mencapai 20.530.000 saham, masing-masing dibeli pada harga Rp1.431 dan Rp1.432 per lembar. Nilai agregat transaksi tersebut mencapai Rp14,7 miliar.
Dengan tambahan ini, kepemilikan Yulisar meningkat dari 954,97 juta saham menjadi 975,55 juta saham, atau dari 6,2148% menjadi 6,3488%.
Dalam keterangannya, Yulisar menyatakan bahwa, “Aksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi dan kepemilikan saham dicatat sebagai kepemilikan langsung.”
Baik Hasmoro maupun Yulisar merupakan bagian dari kelompok pemegang saham pengendali dan penerima manfaat akhir (UBO/Ultimate Beneficial Owner) HEAL.
Adapun, saham HEAL pada perdagangan Jumat (28/11/2025) ditutup melemah 0,71% ke posisi Rp1.400 per saham. ***
Related News
Penjualan Turun, Laba INKP Justru Tumbuh Positif
Profit Taking, Wadirut GOTO Dulang Rp25,79 Miliar
Sudahi 2025, Laba Broker Boy Thohir (TRIM) Melejit 128 Persen
Masih Catat Rugi di 2025, GIAA Gaspol Pemulihan Tahun Ini
IPCM Raup Pendapatan Rp1,47 Triliun, Laba Tumbuh Dua Digit di 2025!
Kinerja DYAN 2025 Tertekan Anjloknya Event Korporasi dan Pemerintah





