Dua Saham Ini Tergembok Akibat ARA Beruntun & Suspensi Khusus BEI
:
0
Ilustrasi penguatan harga saham secara masif yang menyebabkan suspensi. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menggembok dua saham pada Senin (5/10/2026) dengan alasan berbeda, yakni lonjakan harga kumulatif secara masif dan penundaan pembayaran bunga obligasi yang mengindikasikan masalah going concern.
Digembok Setelah ARA Beruntun 4 Hari, Naik 142%
PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) disuspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi pra-pembukaan Senin, 5 Oktober 2026.
Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, menyebut suspensi sebagai bentuk perlindungan investor sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Lonjakannya memang tidak wajar hingga menyentuh level Auto-Reject Atas (ARA) hingga empat hari berturut-turut dari level stagnan usai suspensi panjangnya di Rp1.500, BSWD mulai terbang sejak 28 September:
- 28 Sep: Rp1.855 (+24,92%)
- 29 Sep: Rp2.310 (+24,53%)
- 30 Sep: Rp2.880 (+24,68%)
- 2 Okt: Rp3.600 (+25,00%) dengan transaksi Rp145,89 miliar
Dalam 4 hari bursa, saham ini naik 142,42% dari Rp1.485 ke Rp3.600.
Related News
28 Tahun Bank Mandiri (BMRI), Hadir Berbagi Manfaat Untuk Masyarakat
IHSG Sesi I (5/10) Nyaris Sideways, Naik Tipis 0,03% ke 6.038
PSSI Tambah 6 Kapal Baru, Direktur Ungkap Tujuannya
Usai Lompat 8,33 Persen, Saham CRAB Kini Susuri Zona Merah
Divonis UMA, Saham Ini Justru Melesat ARA 4 Hari Berturut-Turut
BSI (BRIS ) Laba Rp5,30 T, NFF 1,8%, Fee Based Rasio 23,07%





