Dukung Kredit Bunga Rendah, Bank IBK (AGRS) Kucurkan USD10 Juta ke Mitra Krakatau POSCO
EmitenNews.com -PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) dan Krakatau POSCO (KP) jalin Kerjasama dalam program Growth Together Partnership Loan Program for Steel Industries dengan dana total USD10 juta. Dana tersebut merupakan dukungan kredit bunga rendah untuk perusahaan-perusahaan mitra Krakatau POSCO dalam rangka memperkuat ekosistem baja di Indonesia.
Sesuai dengan perjanjian kerjasama tersebut, KP menempatkan deposit ke Bank BK. Dengan dana tersebut IBK memberikan kredit bunga rendah ke perusahaan-perusahaan mitra KP. Sebagai contoh pertama peluncuran program growth together partnership di luar Korea, dengan deposit yang ditempatkan oleh KP, IBK berkomitmen memberikan kredit sampai dengan US$ 10 juta dengan keringanan bunga sampai 4% untuk pinjaman rupiah.
Direktur KP Kim Gwang Moo mengatakan, Growth Together Partnership Loan Program for Steel Industries ini merupakan program pertumbuhan bersama tidak hanya untuk PT. KP tetapi juga untuk mitra, pemasok, dan pelanggan ekosistem baja Indonesia. "Sebagai contoh, penerapan dana ESG baja yang telah dilakukan di Korea, ini diterapkan juga di Indonesia sesuai dengan karakteristik local," ungkap Kim Gwang Moo dalam keterangannya, Sabtu (10/6/2023).
IBKI -CEO Cha Jae Young menambahkan, growth together partnership merupakan kesepakatan pertama yang ditandatangani oleh IBK di luar negeri, diharapkan dapat menjadi peluang untuk memperkuat ekosistem industri baja yang menjadi fondasi seluruh industri di Indonesia dan berusaha mengembangkan perjanjian penandatanganan dengan lebih banyak perusahaan besar lagi.
"Kami juga akan mencoba mengembalikan banyak manfaat kepada UKM di sektor-sektor lain," papar Cha Jae Young.
Sementara itu, Direktur Kementerian Perindustrian Indonesia Yan Sibarang Tandiele mengatakan, Kerjasama tersebut adalah contoh inovatif yang membuka cakrawala baru bagi pasar keuangan Indonesia. "Pemerintah Indonesia akan secara aktif mendukung agar best practice ini dapat disebarluaskan tidak hanya ke industri baja tetapi juga ke industri lainnya," tutupnya.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





