Ekspansi ke Bisnis Air Bersih, FUTR Bidik Pendapatan Stabil & Berulang
:
0
FUTR menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada 30 September 2026 untuk membeli 74.353 saham DTP. Transaksi tersebut dilakukan setelah ditetapkan sebagai pemenang lelang. (Dok. FUTR)
EmitenNews.com - PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) mulai memperluas pijakan bisnisnya ke aset infrastruktur berpendapatan berulang melalui akuisisi 51% saham PT Dumai Tirta Persada (DTP) senilai Rp141 miliar.
FUTR menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada 30 September 2026 untuk membeli 74.353 saham DTP. Transaksi tersebut dilakukan setelah FUTR ditetapkan sebagai pemenang lelang.
Jika transaksi rampung, DTP akan menjadi aset infrastruktur operasional pertama FUTR. DTP mengelola instalasi pengolahan air bersih (water treatment plant/WTP) di Kota Dumai, Riau, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) berdasarkan perjanjian yang diteken pada 2019.
Bagi FUTR, masuk ke bisnis air bersih dinilai memiliki pola bisnis yang sejalan dengan arah pengembangan energi terbarukan Perseroan. Keduanya mengandalkan kontrak jangka panjang, tarif yang telah diatur dalam perjanjian, serta pendapatan berulang yang tidak bergantung langsung pada fluktuasi harga komoditas.
Model tersebut berpotensi memberikan basis pendapatan yang lebih stabil bagi FUTR dalam jangka panjang sekaligus memperluas portofolio aset Perseroan dari energi terbarukan ke infrastruktur utilitas.
“WTP Dumai adalah langkah pertama kami membangun aset infrastruktur berkelanjutan di FUTR. Bisnis air bersih dan energi terbarukan punya pola yang sama: kontrak panjang, tarif yang disepakati sejak awal, dan pendapatan yang berulang,” ujar Direktur Utama FUTR Anggara Suryawan.
Dengan akuisisi tersebut, FUTR tidak hanya menambah lini usaha baru, tetapi juga mulai membangun portofolio aset infrastruktur yang dapat menopang pendapatan berulang dalam jangka panjang.
Meski demikian, transaksi belum final karena masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan yang tercantum dalam perjanjian. FUTR telah menyampaikan keterbukaan informasi mengenai transaksi tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia pada 1 Oktober 2026.
Related News
Brigit Biofarmaka (OBAT) Tambah Modal Denbo Higienis Rp5,4 Miliar
Debut Asesmen S&P Global, AVIA Raih Skor ESG Lewati Rata-Rata Industri
TLDN Bagi Dividen Interim Rp258,93 Miliar, Ini Jadwalnya!
Investor Restui Restrukturisasi, dan Penyehatan ADHI
Valuasi Terdiskon, GOTO Rebound
HUT ke-28, Bank Mandiri (BMRI) Bayar Dividen Interim Rp6,16 Triliun





