Ekuitas Negatif, LMAS Mendapat Perlakuan Khusus
UPDATE - Direksi Limas Indonesia ketika menjelaskan kondisi perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Limas Indonesia Makmur (LMAS) makin terpuruk. Terbaru, perseroan mendapat tambahan kriteria efek dalam pemantauan khusus. Yaitu, memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir.
Sebelumnya, perseroan sudah menjadi pasien bursa efek indonesia (BEI) dengan menyandang tiga kriteria efek dalam pemantauan khusus. Yaitu, harga rata-rata saham selama 6 bulan terakhir di pasar reguler kurang dari Rp51 per eksemplar.
Lalu, laporan keuangan auditan terakhir mendapatkan opini tidak menyatakan pendapat alias disclaimer. Kemudian, memiliki likuiditas rendah dengan kriteria nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari Rp5 juta.
Dan, volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10 ribu lembar selama enam bulan terakhir di pasar reguler. (*)
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





