EmitenNews.com - PT Elnusa Tbk,(ELSA) perusahaan penyedia jasa minyak dan gas memproyeksikan laba bersih sebesar Rp200 miliar pada 2022, naik dari realisasi 2021 yang sebesar Rp108 miliar.
Hingga kuartal I 2022, Elnusa membukukan laba bersih yang belum diaudit (unaudited) sebesar Rp75 miliar, kata Direktur Utama Elnusa John Hisar Simamora dalam keterangan di Jakarta, Kamis (14/4).
Sementara itu, pendapatan perusahaan tahun ini diproyeksikan sama seperti tahun lalu sebesar Rp8 triliun. Untuk mencapai target tersebut perusahaan mengalokasikan belanja modal Rp700 miliar untuk investasi pada sejumlah peralatan hulu dan hilir migas
John Simamora mengatakan salah satu upaya perusahaan adalah melakukan diversifikasi pendapatan, tidak hanya dari kegiatan hulu migas (upstream) sebagai bisnis inti (core business) namun juga berbagai kegiatan di hilir migas.
"Ada banyak peluang yang bisa dioptimalkan oleh Elnusa, selain pasar hulu migas terutama peluang sinergi dari pembentukan SHU (Subholding Upsteam) serta peningkatan kepemilikan SHU di Elnusa, seperti pasar hilir migas, termasuk pengembangan infrastrukturnya, pengembangan digitalisasi , peluang chemical penunjang upstream, dan green energy services," kata John.
Related News
TINS Jadwal Dividen 50 Persen Laba, Yield Atraktif
Pantau Saham ELSA, Masuk Jadwal Cum Dividen Besok
Laba Konsolidasi BTN Rp1,85 Triliun, Surplus 54,37 Persen per Mei 2026
Ekspansi Airwheel Berlanjut, TOOL Siapkan Strategi Pemulihan Kinerja
Prioritas Fundamental Bisnis, COIN Tahan Laba untuk Perkuat Anak Usaha
Transformasi Bisnis TPIA Dinilai Perkuat Daya Tarik Investor





