EmitenNews.com - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 9 Maret 2026. Rapat akan diselenggarakan secara fisik di Bumi Surabaya City Resort serta secara elektronik melalui platform eASY.KSEI.

Salah satu agenda krusial dalam RUPSLB tersebut adalah permintaan persetujuan pemegang saham atas rencana aksi korporasi berupa Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau right issue.

Manajemen ELPI dalam keterbukaan informasi, Senin (16/2/2026), menjelaskan agenda RUPST mencakup persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025. Selain itu, rapat juga akan membahas persetujuan penggunaan laba bersih tahun buku 2025.

Sementara itu, RUPSLB juga akan meminta persetujuan pemegang saham agar Perseroan dapat bertindak sebagai penjamin perusahaan atas fasilitas kredit dan/atau dokumen pembiayaan lainnya yang diberikan oleh bank maupun lembaga pembiayaan.

Terkait rencana right issue, Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,03 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah saham baru tersebut mewakili maksimal 27,39% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I.

Pelaksanaan PMHMETD I akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB serta pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perseroan akan menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada OJK setelah rencana aksi korporasi tersebut disetujui dalam RUPSLB.

Adapun dana hasil PMHMETD I, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk mendukung likuiditas umum, belanja modal, serta modal kerja. Dana tersebut juga akan dialokasikan untuk mendukung rencana diversifikasi usaha, ekspansi, investasi, serta kegiatan penunjang lainnya.