Aset Perbankan Syariah Capai Angka Tertinggi Sepanjang Masa
Total aset perbankan syariah nasional mencapai all time high atau tertinggi sepanjang masa pada posisi Rp1.067,73 triliun atau tumbuh 8,92% (yoy).(Foto: Dok)
EmitenNews.com - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa industri perbankan syariah mencatat kinerja membanggakan sepanjang 2025. Total aset mencapai all time high atau tertinggi sepanjang masa pada posisi Rp1.067,73 triliun atau tumbuh 8,92% (yoy).
"Sisi pembiayaan juga menunjukkan kinerja baik dengan nilai pembiayaan mencapai Rp705,22 triliun atau tumbuh 9,58% yoy," demikian disampaikan Dian melalui sambutan tertulis.
Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp892,99 triliun atau tumbuh 10,14% yoy. OJK optimis tren positif ini berlanjut pada 2026, seiring prospek pertumbuhan ekonomi nasional, dengan tetap mencermati risiko geopolitik dan ketidakpastian global. “Momentum ini menjadi modal penting untuk membangun industri perbankan syariah yang semakin resilient dan sustain," tambahnya.
Bank Indonesia meluncurkan Bulan Pembiayaan Syariah (BPS) 2026 sebagai wadah kolaborasi strategis lintas kementerian, lembaga, dan industri keuangan syariah untuk memperkuat akses pembiayaan sektor riil. Kick-Off BPS 2026 ditandai dengan penandatanganan komitmen sinergi bersama 10 kementerian/lembaga, yaitu Bank Indonesia, KNEKS, OJK, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi, Kementerian UMKM, Kementerian Agama, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian ATR/BPN.
Tahun ini, BPS diperkuat untuk menjangkau UMKM, start-up, dan industri halal melalui pelibatan perbankan syariah, Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah, serta sektor keuangan sosial syariah, didukung optimalisasi platform digital business matching.
Melalui sinergi tersebut, BPS diharapkan memperkuat keterhubungan antara sektor riil dengan pembiayaan komersial dan sosial syariah guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing. Menuju 2026, arah kebijakan eksyar sesuai Blueprint Ekonomi dan Keuangan Syariah 2030 difokuskan pada visi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.(*)
Related News
IHSG Akhir Pekan Ambles ke 7.585, Seluruh Sektor Masuk Zona Merah
10 Kursi AB Kembali Dilelang Pada Awal April 2026, Siapa Berminat?
ACC dan Yayasan Astra Guyur UMKM dengan Dana Bergulir
IHSG Sesi I Drop 2,61 Persen ke 7.509, Saham-Saham Konglo Berguguran
Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM dan LPG
KISI Challenge: The Next Wave (Special Edition) Diikuti 5000 Peserta





