Emas Antam Turun Rp5.000 Jelang Pidato Ketua The Fed
:
0
Emas Aneka Tambang (Antam)
EmitenNews.com - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penurunan sebesar Rp5.000 per gram pada perdagangan Jumat. Koreksi ini terjadi di tengah pergerakan harga emas dunia yang cenderung stabil di kisaran USD4.600 per ons menjelang pidato utama Ketua Federal Reserve (The Fed) AS, Kevin Warsh.
Mengutip data dari situs resmi Logam Mulia pada Jumat (28/8/2026), harga emas Antam berada di level Rp2.718.000 per gram, turun dari posisi hari Kamis sebelumnya yang sebesar Rp2.723.000 per gram.
Penurunan serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali (buyback) emas Antam yang terkoreksi Rp5.000 per gram menjadi Rp2.578.000 per gram, dibandingkan harga buyback hari sebelumnya sebesar Rp2.583.000 per gram.
Di pasar global, harga emas masih berada di jalur menuju kenaikan bulanan terbesar sejak 1999. Penguatan harga logam mulia ditopang oleh langkah intervensi Departemen Keuangan AS di pasar obligasi, yang menghidupkan kembali minat investor pada perdagangan penurunan nilai mata uang (debasement trade).
Pelaku pasar saat ini mencermati pidato perdana Kevin Warsh di simposium tahunan Jackson Hole untuk membaca arah kebijakan suku bunga acuan AS terkait penanganan inflasi. Sikap para pembuat kebijakan AS yang terpecah mengenai kenaikan suku bunga berpotensi menjadi sentimen penahan bagi pergerakan emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).
Berikut rincian emas Antam hari ini:
Pecahan 1 gram Rp2.718.000
Pecahan 5 gram Rp13.365.000
Pecahan 10 gram Rp26.675.000
Pecahan 25 gram Rp66.562.000
Pecahan 50 gram Rp133.045.000
Pecahan 100 gram Rp266.012.000
Pecahan 250 gram Rp664.765.000
Pecahan 500 gram Rp1.329.320.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.658.600.000.(*)
Related News
Tunggu Sinyal Warsh, Dolar AS Berpotensi Menguat Tersebab Ini
Serangan Terhadap Kilang Rusia Tahan Minyak di Atas USD83
Pasar Cermati Suku Bunga AS, Emas Tertahan di USD4.600
Nvidia Melesat 8,7%, Wall Street Justru Goyang Jelang Pidato Warsh
Target Harbolnas Tembus Rp40 T, Angin Segar Buat Sektor Ritel
Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti jadi Gubernur BI, Aida Deputi





