Nvidia Melesat 8,7%, Wall Street Justru Goyang Jelang Pidato Warsh
:
0
Kontrak berjangka saham Amerika Serikat (AS) mencatatkan penurunan tipis pada perdagangan Jumat.(Foto: Dok)
EmitenNews.com - Kontrak berjangka saham Amerika Serikat (AS) mencatatkan penurunan tipis pada perdagangan Jumat. Pergerakan ini terjadi saat pelaku pasar global mengambil sikap hati-hati (wait and see) menantikan arah kebijakan moneter AS, yang turut memberikan sentimen bagi pergerakan pasar saham emerging markets termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Mengutip data Trading Economics pada Jumat (28/8/2026), penurunan tipis pada futures AS dipicu oleh fokus investor yang tertuju pada pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam simposium tahunan Jackson Hole. Investor mencari petunjuk baru terkait prospek arah suku bunga acuan AS ke depan.
Selain menantikan pengarahan dari bank sentral, pelaku pasar juga mencerna rilis laporan keuangan kuartalan sejumlah emiten global. Saham pengecer pakaian Gap melonjak hingga hampir 15% dalam perdagangan after-hours usai penunjukan CEO baru untuk merek Old Navy.
Sebaliknya, saham Marvell Technology dan Autodesk masing-masing anjlok lebih dari 7% dan 5% akibat kinerja keuangan kuartalan yang berada di bawah ekspektasi pasar.
Pada perdagangan reguler Kamis waktu setempat, bursa Wall Street sebenarnya ditutup menguat. Indeks Nasdaq Composite memimpin kenaikan sebesar 1,57%, sementara S&P 500 menguat 0,72% dan Dow Jones naik 0,2%.
Penguatan bursa AS pada sesi sebelumnya ditopang oleh lonjakan saham Nvidia sebesar 8,7%. Produsen chip tersebut memproyeksikan peningkatan pendapatan sebesar 70% pada tahun fiskal mendatang seiring tingginya permintaan komputasi kecerdasan buatan (AI), sekaligus meredam kekhawatiran melambatnya belanja modal infrastruktur teknologi global.(*)
Related News
Serangan Terhadap Kilang Rusia Tahan Minyak di Atas USD83
Pasar Cermati Suku Bunga AS, Emas Tertahan di USD4.600
Target Harbolnas Tembus Rp40 T, Angin Segar Buat Sektor Ritel
Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti jadi Gubernur BI, Aida Deputi
RAPBN 2027 Alokasi Belanja Negara Rp4.097T, Target Pendapatan Rp3.426T
Simpang Siur Visi Danantara Sumberdaya (DSI), Analis Soroti Statusnya





