Emas Dunia Stabil, Harga Emas Antam Bertahan di Rp2.690.000
:
0
Emas Aneka Tambang (Antam)
EmitenNews.com - Harga emas dunia bertahan stabil di atas level USD4.300 per ons pada perdagangan Senin, menyusul lonjakan lebih dari 7 persen pada pekan lalu. Stabilnya harga komoditas global ini berbanding lurus dengan pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di dalam negeri yang tercatat stagnan.
Kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang memburuk menjadi pemicu utama masuknya dana ke aset aman, sekaligus memberikan kepastian harga bagi para investor logam mulia di Indonesia.
Berdasarkan laporan Trading Economics, penguatan emas didorong oleh kontraksi pasar tenaga kerja AS yang secara tak terduga kehilangan 23.000 pekerjaan pada Juli 2026. Angka tersebut meleset jauh dari estimasi pasar yang memproyeksikan penambahan 80.000 pekerjaan, serta memperhitungkan revisi penurunan penambahan Juni menjadi 20.000 pekerjaan.
Laporan ketenagakerjaan yang melemah mendorong para pedagang memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS (The Fed). Probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September kini merosot menjadi 44 persen dari sebelumnya 67 persen.
Di sisi lain, harga emas tetap kokoh meski harga minyak naik akibat ketidakpastian pembukaan Selat Hormuz. Pihak Iran mengonfirmasi pembahasan dengan Oman hampir mencapai kesepakatan, namun membantah adanya dialog langsung dengan Washington.
Sementara itu, dikutip dari logammulia.com melalui IQPlus, harga emas Antam pada Senin (10/8/2026) tidak mengalami perubahan dan bertahan di level Rp2.690.000 per gram. Harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga stagnan di level Rp2.511.000 per gram.
Berikut rincian emas Antam hari ini:
Pecahan 1 gram Rp2.690.000
Pecahan 5 gram Rp13.225.000
Pecahan 10 gram Rp26.395.000
Pecahan 25 gram Rp65.862.000
Pecahan 50 gram Rp131.645.000
Pecahan 100 gram Rp263.212.000
Pecahan 250 gram Rp657.765.000
Pecahan 500 gram Rp1.315.320.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.630.600.000.(*)
Related News
Harpelnas 2026, Momentum Penguatan Perlindungan kepada Pekerja
Emas Antam Naik Rp15.000 Mengekor Rebound Emas Dunia
Minyak Tembus USD101, Yield AS Naik, Bursa Asia Terkapar
Dolar Mantap di 98,8, Peluang Suku Bunga Fed Naik 60%
Yield Obligasi AS 10 Tahun Tembus 4,85%, Ancam SBN Indonesia
Pelaku Pasar Hati-Hati, Emas Tertahan di USD4.400





