Emiten Aguan-Grup Salim (CBDK) Pamer Capaian Kuartal I-2025
:
0
Manajemen CBDK ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - Emiten milik Aguan dan Grup Salim PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan real estat di kawasan Tangerang, Banten dengan total luas bank tanah 698 ha.
Dalam siaran pers CBDK (28/4) anak usaha PIK2 (PANI) menyebutkan CBDK di Kuartal I -2025 fokus memenuhi permintaan pasar properti di dalam kawasan terintegrasi dengan menyediakan distrik bisnis pusat yang strategis sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional.
Dalam jangka panjang, CBDK siap berkomitmen memberikan kualitas terbaik, menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan meningkatkan nilai tambah Perseroan bagi pemangku kepentingan.
Memasuki 2025, ekonomi global masih bergulat dengan ketidakpastian geopolitik, tekanan inflasi tinggi, serta suku bunga global yang tetap ketat. Indonesia, sebagai bagian dari ekosistem global, turut merasakan dampaknya. Suku bunga acuan Bank Indonesia yang bertahan di level 5,75% serta pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menekan daya beli, khususnya pada sektor properti.
Pelaku usaha dan konsumen kini cenderung lebih konservatif dalam pengambilan keputusan investasi maupun konsumsi jangka panjang.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penurunan angka pre-sales bukanlah indikator lemahnya permintaan, melainkan bagian dari reposisi strategis Perusahaan.
Fokus CBDK kini bergeser dari penjualan properti menjadi pengembangan portofolio pendapatan berulang (recurring income), salah satunya melalui pembangunan Nusantara International Convention Exhibitions (NICE) dan hotel bintang lima berkapasitas 250 kamar di jantung CBD PIK2.
Pembangunan gedung NICE yang terdiri dari tiga bangunan dengan total luas lebih dari 123.000 meter persegi ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap mulai Oktober 2025, dimulai dari salah satu bangunan yang akan menjadi tuan rumah Indonesia Coffee Festival & Cafe and Brasserie Expo.
Sementara itu, dua gedung lainnya dijadwalkan rampung pada semester kedua 2026.
Hotel berbintang lima yang dikelola anak usaha baru, PT Citra Kirana Bisnis Distrik (CKBD) juga disiapkan untuk mendukung sektor MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) yang sedang berkembang pesat, serta mendongkrak arus wisatawan dan pelaku bisnis ke kawasan PIK2.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





