Emiten Luhut TOBA Kucurkan Fasilitas USD23 Juta ke Electrum
:
0
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menandatangani perjanjian fasilitas kredit Non-Cash Loan senilai maksimal USD 23 juta untuk grup Electrum.(Foto: Readers.id)
EmitenNews.com - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menandatangani perjanjian fasilitas kredit Non-Cash Loan senilai maksimal USD 23 juta untuk grup Electrum pada Selasa (30/6/2026) demi mendukung ekosistem kendaraan listrik.
Transaksi afiliasi yang melibatkan empat anak usaha terkendali, yakni PT Energi Kreasi Bersama (EKB), PT Rental Kreasi Bersama (RKB), PT Infrastruktur Kreasi Bersama (IKB), dan PT Manufaktur Kreasi Bangsa (MKB) ini, resmi dipublikasikan melalui keterbukaan informasi pada Kamis (2/7/2026).
Melalui kerja sama ini, grup Electrum berwenang memanfaatkan fasilitas pinjaman yang diperoleh TBS dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dana kontingensi tersebut berfungsi sebagai jaminan pemenuhan kewajiban keuangan dan tidak dapat ditarik secara tunai langsung. Jika anak usaha gagal memenuhi kewajiban saat jatuh tempo, TBS akan menanggung pembayaran ke Bank Mandiri, yang kemudian dicatat sebagai pinjaman internal. Setiap fasilitas yang ditarik dikenakan bunga sebesar 10,95% per tahun dengan masa tenor lima tahun sejak tanggal penarikan.
Hubungan afiliasi ini terjadi karena EKB merupakan perusahaan patungan dengan kepemilikan saham tidak langsung oleh TBS sebesar 50% melalui PT Karya Baru TBS (KBT). Sementara itu, RKB, IKB, dan MKB merupakan anak perusahaan EKB dengan kepemilikan di atas 99%. Hubungan ini juga diperkuat oleh rangkap jabatan, seperti Direktur Utama TBS Dicky Yordan yang menjabat Komisaris di EKB, serta Direktur TBS Mufti Utomo sebagai Komisaris di MKB.
Manajemen TBS menjelaskan bahwa dukungan finansial dari pemegang saham sangat krusial bagi EKB yang masih berada dalam tahap pengembangan awal. Langkah ini bertujuan menopang kebutuhan ekspansi dan operasional grup Electrum dalam membangun industri kendaraan listrik terintegrasi dari hulu ke hilir. Pinjaman afiliasi dinilai lebih efektif, efisien, dan cepat dari segi administrasi dibandingkan mengajukan fasilitas kepada pihak ketiga.
Dari aspek keuangan konsolidasian, langkah strategis ini diproyeksikan tidak memberikan dampak langsung terhadap posisi keuangan saat ini maupun proforma perseroan. Hal tersebut terjadi karena laporan keuangan EKB masuk dalam konsolidasi internal laporan keuangan TBS, sehingga dana pinjaman antar-perusahaan akan dieliminasi selama proses penyusunan.(*)
Related News
ESIP Tebar Dividen Rp554 Juta, Cum Date 8 Juli
CUAN Injeksi Entitas Usaha USD90 Juta, Simak Tujuannya
TRST Putuskan Tetap Bagi Dividen, Intip Jumlahnya
Kondisi Pasar Tidak Pasti, MICE Tetap Bidik Pertumbuhan Single Digit
April Pendapatan 60 Persen, JTPE Ekspansi Ekspor Asia dan Afrika
MICE Bagi Dividen Rp10 per Saham, ini Jadwalnya





