EmitenNews.com - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk resmi memulai masa penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada hari ini, Kamis (2/7/2026). Berdasarkan dokumen prospektus perusahaan, masa penawaran umum ini dijadwalkan berlangsung hingga 8 Juli 2026 dengan harga penawaran final ditetapkan sebesar Rp170 per lembar saham.

Perusahaan media dan hiburan yang didirikan oleh pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini melepas sebanyak-banyaknya 2.525.000.000 (2,525 miliar) lembar saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Dengan demikian, total akumulasi saham yang ditawarkan mencapai 25.250.000 lot saham, dengan target perolehan dana segar maksimal sebesar Rp429.250.000.000 (Rp429,25 miliar).

Manajemen RANS Entertainment mengumumkan bahwa dana yang diperoleh dari publik setelah dikurangi biaya emisi akan dialokasikan untuk beberapa rencana strategis:

  1. 37,61% untuk belanja operasional (operational expenditure) penyelenggaraan konser musik berskala lokal maupun internasional di berbagai kota di Indonesia.
  2. 19,80% untuk ekspansi usaha melalui akuisisi kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina).
  3. 18,64% untuk belanja modal (capital expenditure) pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif bernama "Cipungland".
  4. 8,15% untuk pembentukan entitas usaha baru bersama PT Feedloop Global Teknologi guna pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
  5. 6,98% untuk pembayaran dipercepat (pelunasan awal) atas seluruh pokok utang perusahaan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
  6. Sisanya akan disalurkan sebagai setoran modal kepada anak usaha, PT Rans Nikmat Sejahtera (RNS), untuk ekspansi jaringan usaha kuliner.

Sebelum aksi korporasi ini dilakukan, susunan pemegang saham RANS Entertainment didominasi oleh Raffi Farid Ahmad selaku Pemegang Saham Utama dan Pengendali Terakhir dengan kepemilikan 78,68%. Investor lama lainnya meliputi PT Indonesia Entertainment Grup (IEG) sebesar 9,04%, Soultan Ariq Rachman (3,43%), Dony Oskaria yang saat ini menjabat sebagai COO Danantara sekaligus Kepala Badan Pengelola BUMN tercatat memiliki 3,42% sebagai individual, Sutanto Hartono (1,43%), Nagita Slavina Mariana Tengker (1,24%), Kaesang Pangarep (1,14%), Hikmat Janika (0,86%), dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT) sebesar 0,76%.

Meskipun memiliki basis audiens digital yang besar, laporan prospektus mengungkap tantangan struktural pada portofolio bisnis perusahaan. Dari total 15 unit bisnis yang dimiliki (terdiri atas 11 entitas anak dan 4 entitas asosiasi), sebanyak 7 unit bisnis berstatus tidak operasional atau mati suri.

Baca Juga: RANS Entertainment Go Public, 7 dari 15 Bisnisnya Mati Suri

Entitas yang tidak beroperasi tersebut mencakup lini kuliner PT Rans Keluarga Bersama (RKB) dan PT Resto Bunda Indonesia (RBI), serta entitas bidang hiburan dan olahraga seperti PT Rans Olahraga Digital (ROD), PT Rans Karnaval Internasional (RKInter), PT Rans Karnaval Indonesia (RKIndo), PT Manusia Masa Depan (MMD), dan PT Rans Surya Aktivasi (RSA).

Di samping kondisi portofolio anak usaha, manajemen secara terbuka menyatakan bahwa risiko utama perseroan adalah ketergantungan yang sangat tinggi terhadap talenta utama (key person dependency), yaitu Raffi Ahmad, Nagita Slavina, beserta keluarga mereka. Adanya isu reputasi atau penurunan keterlibatan dari figur-figur tersebut dinilai berpotensi menekan kinerja operasional dan keuangan perusahaan secara material.

RANS Entertainment menjadwalkan tanggal penjatahan saham pada 8 Juli 2026, diikuti distribusi saham secara elektronik pada 9 Juli 2026. Saham perusahaan dijadwalkan akan mulai tercatat secara resmi (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026 dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Disclaimer: Tulisan ini bukan rekomendasi jual atau beli instrumen investasi.