Siap Melantai Juli 2026, Ini Harga Final & Jadwal IPO 6 Emiten Baru
:
0
Siap Melantai Juli 2026, Ini Harga Final & Jadwal IPO 6 Emiten Baru. Foto EmitenNews
EmitenNews.com - Aktivitas pasar modal Indonesia di awal semester kedua tahun 2026 diperkirakan bergerak dinamis dengan masuknya sejumlah emiten baru di berbagai sektor industri. Sebanyak enam perusahaan secara beriringan memasuki fase penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dengan rentang harga penawaran final yang bervariasi.
Berdasarkan data resmi dokumen prospektus masing-masing perseroan dan pemantauan harga di aplikasi trading Stockbit, pergerakan harga penawaran umum perdana kali ini bergerak dari level terendah Rp120 per lembar saham hingga menyentuh harga tertinggi Rp1.250 per lembar saham.
JECX (PT Nitrasanata Dharma Tbk)
Harga penawaran umum perdana saham JECX ditetapkan sebesar Rp1.250 per lembar, dengan masa penawaran umum berlangsung pada 1 – 3 Juli 2026, dan dijadwalkan melantai (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026.
Baca Juga: Berani Naik Panggung Bursa Demi Bayar Utang, Apa Janji RS Mata JEC?
JELI (PT Niramas Utama Tbk)
Harga penawaran umum perdana saham JELI ditetapkan sebesar Rp900 per lembar, dengan masa penawaran umum berlangsung pada 1 – 3 Juli 2026, dan dijadwalkan melantai (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026.
Baca Juga: IPO JELI, Menakar Risiko di Balik Manisnya INACO yang Mendunia
EMMI (PT ESA MEDIKA MANDIRI Tbk)
Harga penawaran umum perdana saham EMMI ditetapkan sebesar Rp470 per lembar, dengan masa penawaran umum berlangsung pada 2 – 6 Juli 2026, dan dijadwalkan melantai (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.
Related News
Kuasai 56,84%, Perusahaan Singapura itu jadi Pengendali Saham TGUK
Sesuaikan Kegiatan Usaha, Cashlez (CASH) Umumkan Langkah Strategis
Lunasi Obligasi, Chandra Asri Pacific (TPIA) Siapkan Rp266,9 Miliar
Tambah Porsi, Komisaris Emiten TP Rachmat (DRMA) Ini Beli 5 Juta Saham
Ekspansi Global, GMF AeroAsia (GMFI) Kembangan Fasilitas MRO di Oman
TPIA Siapkan Dana Pelunasan Obligasi Rp266,95M, Jatuh Tempo 29 Oktober





