EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperketat pengawasan terhadap emiten-emiten yang mengalami suspensi perdagangan saham berkepanjangan. Berdasarkan pengumuman resmi nomor Peng-S-00019/BEI.PLP/06-2026 tertanggal 30 Juni 2026, sebanyak 59 perusahaan tercatat resmi masuk dalam daftar potensi penghapusan pencatatan saham (forced delisting).

Langkah tegas ini merujuk pada Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting), di mana Bursa wajib memberikan peringatan publik jika suspensi efek telah berlangsung selama enam bulan atau lebih.

Daftar 59 Emiten Terancam Delisting

Sebagaimana dikutip dari daftar 59 emiten yang terancam delisting per 30 Juni 2026, berikut nama emitennya. 

  1. PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI)
  2. PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO)
  3. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) 
  4. PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) 
  5. PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) 
  6. PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) 
  7. PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) 
  8. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) 
  9. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
  10. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) 
  11. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) 
  12. PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) 
  13. PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS)
  14. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) 
  15. PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) 
  16. PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP)
  17. PT Aksara Global Development Tbk (GAMA)
  18. PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) 
  19. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) 
  20. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) 
  21. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
  22. PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) 
  23. PT Indofarma Tbk (INAF)
  24. PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU)
  25. PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) 
  26. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) 
  27. PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU)
  28. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) 
  29. PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS)
  30. PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH) 
  31. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)
  32. PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) 
  33. PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) 
  34. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT)
  35. PT Meta Epsi Tbk (MTPS) 
  36. PT Metro Realty Tbk (MTSM) 
  37. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
  38. PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) 
  39. PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) 
  40. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) 
  41. PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) 
  42. PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)
  43. PT Master Print Tbk (PTMR)
  44. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
  45. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)
  46. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
  47. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) 
  48. PT SMR Utama Tbk (SMRU) 
  49. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT)
  50. PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
  51. PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) 
  52. PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK)
  53. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) 
  54. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)
  55. PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO)
  56. PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO)
  57. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) 
  58. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)
  59. dan PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA).

Jejak 18 Emiten yang Terlebih Dahulu Masuk Daftar Forced Delisting

Perlu diingat bahwa penambahan daftar ini bukan merupakan aksi pertama di tahun ini. Sebelumnya, BEI telah lebih dulu merilis daftar 18 emiten yang menghadapi ancaman serupa. Adapun 18 emiten tersebut adalah sebagai berikut.

PT Cowell Development Tbk (COWL), 

PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), 

PT Golden Plantation Tbk (GOLL), 

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL),