Review MSCI Agustus Masih Freeze Saham RI, Begini Ungkapan BEI
:
0
Ilustrasi MSCI. Foto: Decrypt.
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi isu absennya pasar saham Indonesia dari inklusi indeks MSCI pada review Agustus 2026. Meski masih memungkinkan terjadinya deletions saham, BEI berupaya berkomitmen untuk terus menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia.
Hal itu disampaikan Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI pada Rabu, 12 Agustus 2026.
"Terkait dengan MSCI, sekali lagi kami selalu menyampaikan bahwa keputusan untuk inclusion, exclusion, freeze, unfreeze, itu sepenuhnya adalah kewenangan dari MSCI," kata Jeffrey.
MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil tinjauan pada Rabu (12/8/2026) pukul 23.00 CEST atau Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Jeffrey mengatakan berbagai transformasi pasar modal pada awalnya dilakukan untuk merespons perhatian dari MSCI, FTSE, dan penyedia indeks global lainnya.
Menurut Jeffrey, BEI sangat menghormati kewenangan MSCI sebagai global index provider. Namun, dalam komunikasi dengan MSCI, BEI juga menyampaikan berbagai hal yang telah dilakukan untuk memperkuat pasar.
"Dan kami sangat menghormati kewenangan tersebut. Tetapi dalam komunikasi kami juga tentu menyampaikan hal-hal apa yang sudah dilakukan dan tentu itu akan diperhatikan," ujarnya.
Jeffrey menekankan bahwa BEI telah menyampaikan komitmen, menjalankan aksi nyata, dan akan terus menjaga konsistensi.
Penyempurnaan tersebut BEI di antaranya memperluas transparansi pasar modal dengan mengungkap pemegang saham 1% ke atas, menambah klasifikasi investor jadi 39 tipe, menaikkan batas free float minimum ke 15%, serta memperbarui metodologi HSC (Price Impact Ratio) untuk deteksi konsentrasi kepemilikan saham.
Ia berharap MSCI dapat melihat upaya tersebut sebagai wujud komitmen BEI dalam menghadirkan pasar yang lebih kredibel.
Related News
Tahap Awal Demutualisasi BEI Lewat Private Placement, IPO Menyusul?
Dapat Restu RUPSLB, BEI Tetapkan Alex Widi Kristiono sebagai Komisaris
Jelang Review MSCI, BEI Optimistis dengan Reformasi Pasar Modal
Mayoritas Pemegang Saham Setujui Rencana Demutualisasi BEI
Harap-harap Cemas Jelang Review MSCI, Ini Kata Bos BEI
OJK Jatuhkan Denda Rp240,5M atas 124 Kasus Pelanggaran Pasar Modal





