Emiten Plastik (AKPI) Ungkap Formasi Komisaris Terbaru
Lingkungan perseroan PT Argha Karya Prima Tbk. (AKPI). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Argha Karya Prima Industry Tbk. (AKPI), emiten produsen plastik film jenis PP dan PET, mengumumkan perombakan susunan Dewan Komisaris seusai gelaran hajat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu,17 Desember 2025.
RUPSLB tersebut telah memenuhi kuorum karena dihadiri pemegang saham yang mewakili 535.327.411 saham atau 87,436% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Corporate Secretary AKPI, Tjoe Mun Lie, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kamis (24/12) menyampaikan bahwa Agenda RUPSLB menyetujui pengunduran diri Johan Paulus Yoranouw dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif sejak ditutupnya rapat.
Baca Juga: Momentum Dekat RUPSLB, Bos AKPI Terpantau Rajin Lepas Saham
Selanjutnya, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dengan mengangkat Folmer Adolf Hutapea sebagai Komisaris Independen AKPI. Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPSLB menjadi sebagai berikut:
Komisaris Utama : Andry Pribadi
Komisaris : Henry Liem
Komisaris : Amirsyah Risjad
Komisaris : Brenna Florence Pribadi
Komisaris Independen : Widjojo Budiarto
Komisaris Independen : Folmer Adolf Hutapea
Sementara itu, susunan Direksi Perseroan tidak mengalami perubahan, yakni:
Direktur Utama : Wilson Pribadi
Direktur : Jimmy Tjahjanto
Direktur : Jeyson Pribadi
Direktur : Elius Pribadi
Direktur : Dendi Wiraputra
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





