Emiten Salim Grup (ROTI) Geber Buyback Saham, Ini Tujuannya

Roti tawar produksi dari PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.(ROTI).
EmitenNews.com- Emiten produsen roti milik grup Salim PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.(ROTI) menyampaikan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). pada Selasa, 6 Agustus 2024 untuk meminta persetujan dalam melakukan pembelian kembali (buyback) saham.
Manajemen ROTI menyampaikan akan menggelar RUPSLB di Hotel Mulia Jl. Asia- Afrika, Senayan Jakarta dengan agenda persetujuan atas rencana Pembelian Kembali Saham yang dikeluarkan oleh Perseroan sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka," papar Manajemen ROTI.
Sebelumnya manajemen ROTI merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan (Buyback) maksimal sebesar Rp149,6 miliar. Adapun saham yang akan di buyback maksimum sebanyak 88 juta saham.
Dana untuk buyback saham akan bersumber dari internal ROTI yang berasal dari kegiatan operasional. Harga pembelian kembali dibatasi maksimum Rp1.700 per lembar dan ROTI telah menunjuk BCA Sekuritas ditunjuk sebagai perusahaan efek yang akan melakukan pembelian kembali saham serta akan digelar melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia.
Pelaksanaan buyback saham diharapan dapat menstabilkan harga saham dalam kondisi pasar yang fluktuatif juga memberikan fleksibilitas bagi ROTI dalam mengelola modal jangka panjang dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal.
"Pelaksanaan buyback dijadwalkan setelah RUPST mulai 6 Agustus 2024 hingga 5 Agustus 2025. Tidak berdampak pada pendapatan oleh karenanya tidak terdapat perubahan atas laba Perseroan", jelas manajemen.
Buyback ini bertujuan untuk menstabilkan harga saham dalam kondisi pasar yang fluktuatif.
Selain itu, buyback akan memberikan fleksibilitas bagi ROTI dalam mengelola modal jangka panjang, dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal.
Buyback ini memberikan fleksibilitas bagi ROTI dalam mengelola modal jangka panjang serta memastikan stabilitas harga saham dalam kondisi pasar yang fluktuatif.
"Dengan adanya buyback ini, ROTI menunjukkan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan menjaga stabilitas harga saham di pasar modal," tutup manajemen.
Related News

Terang Dunia Internusa (UNTD) Catat Terjadi Penurunan Penjualan Neto

BEI Ungkap Penerapan Short Selling Bulan Depan

Imbas Demo, BNI Tutup Sementara 4 Kantor Cabang di Jakarta

Sentra Investa Buang Satu Juta Saham BMBL di FCA, Buat Apa?

Bos Bank KB (BBKP) Lepas 11,9 Juta Saham Harga Atas

IMAS Grup Salim Umumkan Caplok 99,98 Persen Saham Nissan Motor