Gaspol EV! DRMA Pamer Baterai Lithium Lokal, Bidik Penjualan Rp6T
Potret Direksi DRMA memamerkan produk Baterai Lithium. Sumber Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA) emiten Triputra–Dharma Group memulai menjejaki di rantai pasok kendaraan listrik (EV) nasional. Emiten komponen otomotif ini memamerkan inovasi baterai lithium buatan dalam negeri di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, seiring momentum pertumbuhan kendaraan listrik (EV).
Melalui unit bisnisnya Dharma Connect, DRMA memperkenalkan Battery Lithium 12V yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik roda dua.
President Direktur DRMA, Irianto Santoso dalam keterangannya dikutip Minggu (8/2/2026) menyebut partisipasi DRMA di IIMS 2026 sebagai momentum penguatan posisi Perseroan di ekosistem EV nasional.
“Keikutsertaan DRMA pada IIMS 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan inovasi Perseroan sekaligus memperluas potensi kolaborasi dengan para pelaku industri otomotif. Kami ingin menegaskan posisi DRMA sebagai pemain lokal yang memiliki kapabilitas teknologi, daya saing, dan kesiapan untuk tumbuh seiring percepatan ekosistem EV di Indonesia,” ujar Irianto.
Battery Lithium 12V tersebut memiliki 2 model yakni, 12V 6Ah dan 12V 3,5Ah, yang dapat digunakan untuk pelbagai tipe sepeda motor. Produk tersebut diklaim ramah lingkungan, anti bocor, serta stabil, dan harga yang pas.
Adapun, di tengah fluktuasi industri otomotif, DRMA juga memperkuat fondasi bisnis melalui diversifikasi. Perseroan mulai mengembangkan segmen non-otomotif, termasuk Battery Energy Storage System (BESS), guna memperluas sumber pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada satu lini usaha.
Atas diversifikasi tersebut, DRMA memandang prospek pertumbuhan tetap terbuka pada 2025 dan membidik target penjualan sekitar Rp6 triliun. Target ini ditopang oleh kinerja stabil segmen roda dua dan roda empat, serta meningkatnya kontribusi dari bisnis kendaraan listrik dan non-otomotif.
Related News
Terancam Delisting, Manajemen HOTL Tegaskan Iktikad Baik ke BEI
Porsi Kecil, Dirut DIVA Mulai Investasi Perdana Saham Saat Harga Drop
Harga Turun, Presdir SULI Lepas 25,6 Juta Saham Senilai Rp2,83 Miliar
Saham Dicaplok 76,42 Persen, PTMR Siapkan Aksi Baru Bernilai Jumbo!
Makin Bengkak, Sepanjang 2025 JGLE Defisit Rp815 Miliar
Perkuat Modal, NICE Tarik Pinjaman dari Bank UOB Rp100 Miliar





